Rapat Pembahasan Raperda Kabupaten Samosir Berlangsung Tegang, BPKAD dan OPD Dapat Sorotan Kritis

Keterangan : Rapat pembahasan Raperda Samosir.(Ist)

WB – Samosir | Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Samosir yang digelar di Graha Imanuel, Kecamatan Pangururan, pada Senin (16/6/2025) berlangsung dalam suasana tegang. Rapat yang dijadwalkan selama dua hari ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Pemkab Samosir serta anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Samosir.

Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BPKAD) Samosir, Sherly, menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut. Anggota dewan, seperti Magdalena Sitinjak dan Parluhutan Sinaga, menyampaikan serangkaian pertanyaan tajam mengenai realisasi anggaran dan program kerja BPKAD yang dinilai kurang jelas.

Rapat yang dipimpin oleh Asisten III Pemkab Samosir, Arnold Sitorus, juga menyoroti sejumlah OPD lainnya, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan. Para anggota dewan mempertanyakan efektivitas program-program yang dianggap belum maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Mereka menuntut penjelasan mendetail dari masing-masing instansi terkait.

Proses diskusi dalam rapat berlangsung sengit dengan berbagai tanya jawab yang berlangsung dengan nada tinggi. Beberapa sesi bahkan dihiasi interupsi dan saling memotong pembicaraan, menunjukkan tingginya perhatian terhadap kualitas Raperda yang sedang dibahas.

Rapat ini merupakan bagian penting dari proses legislasi daerah dalam menyusun regulasi yang akan menjadi landasan hukum untuk pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Samosir. Diharapkan, melalui pembahasan yang kritis dan terbuka, Raperda yang dihasilkan dapat lebih efektif dan akuntabel dalam mendukung kemajuan daerah. (Am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *