Hadiri Peringatan 10 Muharram, Plt Bupati Labuhanbatu Santuni Anak Yatim Desa Bandar Kumbul

WhatsApp Image 2024 07 19 at 19.58.47

WaroengBerita.com – Labuhanbatu |Hadiri peringatan 10 Muharram 1446 Hijriyah di Desa Bandar Kumbul Kecamatan Bilah Barat, Plt. Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd., M.M., berikan santunan kepada 17 anak yatim. Kamis (18/07/2024).

Bupati yang didampingi Camat Bilah Barat M. Noer Putra, Pj. Kades Bandar Kumbul, Tokoh Ulama dan Tokoh masyarakat, dalam Sambutannya menyampaikan beberapa pesan pentingnya kepada umat muslim di Desa Bandar Kumbul. Fokusnya lebih kepada keutamaan dalam memperbanyak amal ibadah di bulan Muharram. Diantaranya dengan menyantuni anak yatim piatu yang melengkapi amalan puasa Asyura.

“Oleh sebab itu, mari kita jadikan momentum Lebaran anak yatim ini untuk menyemangati diri sendiri untuk selalu menyisihkan harta, pikiran dan kemampuan untuk membantu anak yatim. Selagi jasad masih bernyawa, kita usahakan kebaikan bagi anak yatim agar kelak menjadi hamba yang dimuliakan Allah di dunia dan akhirat. Dengan sendirinya, kita sebagai penyantun anak yatim juga diberikan kebaikan oleh Allah SWT,” ujarnya seraya tersenyum.

Kemudian acara dirangkai dengan tausiah dari ustad Solehuddin Siregar, dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 17 anak yatim.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Plt Bupati Lantik Direktur Pudam Labuhanbatu Yang Baru

WhatsApp Image 2024 07 19 at 19.58.35

WaroengBerita.com – Labuhanbatu |Pelaksana Tugas Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd., MM. melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bina Kabupaten Labuhanbatu masa jabatan 2024-2029 M. Lutfi, SH., MH. di Kantor Pudam Tirta Bina Labuhanbatu Jalan WR. Supratman, Rantau Utara, Jumat (19/7/2024).

Dalam arahannya, Plt. Bupati mengatakan, bahwa Pudam Tirta Bina Kabupaten Labuhanbatu ini telah lebih dari 30 tahun berdiri, dalam perjalanannya telah banyak dinamika pasang surut yang dilalui sebagai badan usaha milik daerah yang diberikan tugas melaksanakan urusan yang menyangkut hajat hidup masyarakat yaitu penyediaan air bersih, tentunya aspek yang paling penting diperhatikan adalah pelayanan.

“Saya berharap saudara bisa membawa pudam Tirta Bina ini menjadi lebih baik lagi kedepannya dalam semua hal utamanya dalam pelayanan. Kualitas pelayanan dan cakupan layanan harus ditingkatkan. Harapannya seluruh masyarakat Labuhanbatu khususnya kota Rantauprapat bisa memperoleh layanan air bersih dari Pudam Tirta Bina, ” ucap Plt. Bupati.

Plt. Bupati berharap Direktur Pudam yang baru saja dilantik bekerja sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab dan profesional dengan menerapkan prinsip good corporate governance agar kinerja pudam Tirta Bina ini semakin baik dalam segala aspek baik itu pelayanan operasional keuangan dan sumber daya manusia.

Ia juga berharap Direktur Pudam bisa memimpin seluruh SDM yang ada di podam Tirta Bina ini dengan baik. Menjaga kekompakan dan keharmonisan hubungan kerja dalam perusahaan.

“Sumpah jabatan yang telah saudara ucapkan tadi bukan hanya akan saudara pertanggungjawabkan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, tetapi juga akan saudara pertanggungjawabkan kelak dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa. Jagalah amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, ” tutupnya.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Labuhanbatu Zaid Harahap, S. Sos., MM dan Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Drs. Muhammad Rizaldi Rambe. Kegiatan dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Plt. Direktur Pudam Tirta Bina Saifuddin Zuhri, SH kepada Direktur Pudam Tirta Bina M. Lutfi SH, MH.

Turut hadir dalam Kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten 2 Ekonomi Pembangunan Drs. Ikramsyah, Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Faldy Rangkuti, ST., M. Kom, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Protokol Setdakab Labuhanbatu, pegawai Pudam Tirta Bina Kabupaten Labuhanbatu, insan pers, dan hadirin lainnya.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Isi Surat Pernyataan Yang Disediakan SMK Negeri 4 Tebing Tinggi Diduga Sebagai Jebakan

WhatsApp Image 2024 07 19 at 12.11.20 1

WaroengBerita.com – Tebing Tinggi |Saat menghadiri pertemuan di ruang kerja Kepala SMK Negeri 4 Tebing Tinggi pada Rabu (17/7/2024) pagi, Kepala Sekolah, Ismawati didampingi empat guru lainnya memberikan kesempatan waktu sehari kepada saya dan istri untuk datang kembali mengambil surat naik pindah atau tinggal kelas, anak saya Darna Kevin.

Demikian diungkapkan Manatas Gultom didampingi istrinya, Anatim Maria br Nababan, orangtua kandung Darna Kevin, siswa kelas XI APHP di SMK Negeri 4 Tebing Tinggi kepada awak media, Kamis (18/7/2024) pagi.

“Dalam pertemuan di ruangan itu, kami juga bermohon agar diberikan solusi lain agar anak saya diberikan ujian susulan (ulangan), tetapi pihak sekolah tetap bersikeras atas keputusannya sesuai surat pernyataan tinggal kelas atau naik pindah yang sudah sempat ditandatangani istri saya,” terang Manatas Gultom.

Dikemukan Gultom, sebelumnya pada saat menghadiri pembagian rapot kenaikan kelas pada beberapa waktu yang lalu, istri saya disodorkan surat pernyataan yang sudah disediakan pihak sekolah. Istri saya disuruh baca dan mengisi biodata serta diwajibkan menandatangani diatas materai surat pernyataan tersebut.

“Anehnya, setelah dibaca, surat pernyataan ini harus segera ditandatangani istri tanpa berunding dahulu dengan saya selaku kepala keluarga. Surat pernyataan ini juga yang dijadikan pihak sekolah sebagai alat keputusan karena sudah disetujui oleh orangtua siswa melalui tandatangannya,” kesal warga PKH ini yang juga dianggukkan istrinya.

“Hari ini kami akan langsung ke sekolah dan terpaksa mengambil surat naik pindah anak kami Darna Kevin dari SMK Negeri 4 Tebing Tinggi,” cetusnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, bahwa dalam rapat guru kenaikan kelas, Darna Kevin diberikan sangsi tidak naik kelas atau naik pindah karena dianggap tidak memiliki nilai pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan dua nilai pelajaran produktif yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang menjadi acuan pada standar kompetensi kelulusan.

Peristiwa ini menimbulkan berbagai tanggapan dari sejumlah sosial kontrol di Kota Tebing Tinggi.

Rustam Effendy, Sekretaris LSM STRATEGI menyebutkan pihak sekolah diduga melakukan perbuatan jebakan pada isi surat pernyataan yang disodorkan kepada orangtua Darna Kevin sehingga terpaksa menandatangani surat pernyataan tersebut saat menghadiri panggilan ke sekolah.

“Anehnya, surat ini pula yang dijadikan pegangan atau acuan pihak sekolah untuk mempertahankan keputusan hasil rapat guru bahwa Darna Kevin harus tinggal kelas atau naik pindah,” tandasnya.

Menurut Rustam, terkait nilai produktif yang menjadi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang belum bisa terpenuhi, pihak sekolah seharusnya dapat membantu siswa dengan melakukan ujian ulangan (remedial) kepada siswa, bukan hanya bersikeras dengan nilai yang tidak mencapai KKM saja

Bagaimana dengan informasi bahwa terdapat siswa inisialnya A yang tidak mengikuti ujian namun mendapatkan nilai memenuhi KKM dan naik kelas ini ?? Jangan terjadi tebang pilih dalam pemberian nilai bagi siswa yang tidak memenuhi KKM di SMK Negeri 4 Tebing Tinggi.

“Atas adanya temuan keputusan rapat kenaikan kelas ini, kami LSM STRATEGI akan segera melaporkannya hal ini ke Inspektorat dan Ombusman Provinsi Sumatera Utara,” tegas Rustam Effendy.

Sementara bang Budi, pengamat kota Tebing Tinggi mengemukakan agar pihak sekolah meninjau ulang kembali hasil keputusan rapat guru dalam penentuan kenaikan kelas.

“Guru pembimbing ataupun guru mata pelajaran diharapkan bisa memberikan ruang kepada siswa yang memiliki nilai KKM yang rendah untuk melakukan ujian ulangan (remedial) atau susulan agar KKM terpenuhi. Bila orangtua Darna Kevin terpaksa mengambil keputusan pindah naik, hal ini jelas menambahi beban bagi orangtuanya yang masuk kategori warga kurang mampu, apalagi jurusan APHP ini tidak ada di sekolah lain yang ada di Kota Tebing Tinggi,” jelas Budi.

Saat ditanyakan kepada guru pembimbing sekaligus guru mata pelajaran, Roni br Sinaga, apakah Darna Kevin pernah diberikan kesempatan melakukan ujian ulangan (remedial) untuk memperbaiki nilai PKL dan dua nilai produktif yang tidak memenuhi KKM, hingga berita ini diterbitkan Roni br Sinaga tidak memberi tanggapan.

Begitu pula dengan Ismawati, Kepala SMKN 4 Tebing Tinggi, saat ditanyakan kebenaran informasi atas adanya siswa yang tidak mengikuti ujian akhir semester namun naik kelas. Hingga berita ini diturunkan, Kepsek yang sudah menjabat selama 2 tahun di SMK Negeri 4 Tebing Tinggi ini tidak bersedia memberi jawaban. (RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beroperasi Selama Satu Tahun, Polres Labuhanbatu Gerebek Warnet Dan Ringkus Belasan Pemain Judol

WhatsApp Image 2024 07 19 at 00.12.38

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Polres Labuhanbatu akan terus mengejar pelaku pelaku tindak pidana perjudian diwilayah hukumnya yang ada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu.

Hal itu diungkapkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr. Bernhard L. Malau, SIK didampingi Wakapolres Kompol H. Matondang, SH, Kasat Reskrim AKP Teuku Rivanda Ikhsan, SIK, dan Kasi Humas AKP Syafruddin SH saat memaparkan hasil pengungkapan kasus tindak pidana perjudian online di wilayah Rantau Selatan pada Sabtu dini hari (13/7/2024) lalu, yang telah beroperasi selama satu tahun, di Gedung Serba Guna Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin Rantauprapat, Kamis (18/7/2024).

Diutarakan Kapolres, keberhasilan itu merupakan bagian dari upaya Polres Labuhanbatu untuk memberantas perjudian online yang semakin meresahkan dikalangan masyarakat dan menegaskan pemberantasan itu komitmen kepolisian untuk terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk tindak pidana perjudian di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara, serta meminta bantuan dan dukungan dari seluruh pihak dalam melaksanakan tugas ini.

Dimana pada Sabtu, 13 Juli 2024, sekitar pukul 01.30 WIB, Kata AKBP Bernhard, Tim opsnal unit Satreskrim Polres Labuhanbatu menggerebek sebuah warnet yang sering dijadikan tempat bermain judi online yang sudah beroperasi selama satu tahun di Jalan SM Raja, Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan dan mengamankan 11 orang tersangka yang sedang bermain judi online jenis Slot HDI.

“Dalam operasi ini, tim berhasil mengamankan sembilan orang pelaku permainan judi online jenis Slot HDI beserta satu orang operator, dan ketika petugas melakukan pengembangan kasus berhasil menangkap satu orang yang diduga sebagai penyedia jasa jual beli chip hasil perjudian online. Dimana dari keterangan tersangka penjual chip meraih omset sebesar 50 juta per bulan, dan pada dilakukan tes unirine para tersangka juga terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu berdasarkan hasil urinenya,”papar Kapolres.

Adapun para pemain judol yang telah dijadikan tersangka yaitu, ARP alias Bombom( Operator dan Penyedia Chip ), RS alias Mak Andre ( Penyedia Jasa Jual Beli Chip ), AHS alias Dayat ( Pemain ), HID ( Pemain ), FS ( Pemain ), BS ( Pemain ), DSHH ( Pemain ), MN ( Pemain ), D Alias DAMA ( Pemain ), MFN ( Pemain ), dan MSN Alias Ijal ( Pemain ).

“Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang RI No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukuman yang dikenakan adalah pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar,” tutup AKBP Dr. Bernhard.

Dalam konfrensi Pers itu turut dihadiri KBO Reskrim, Kanit Ekonomi Reskrim , Ipda Seniman, SH., Kanit Pidum Reskrim Polres Labuhanbatu, Ipda Rajo Irawan Hamonangan, Personil Polres Labuhanbatu. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wabup Samosir Minta Komitmen dan Keseriusan KPM dalam Penurunan Stunting

WhatsApp Image 2024 07 18 at 17.48.11 scaled

WaroengBerita.com – Samosir | Wakil Bupati (Wabup) Samosir Drs. Martua Sitanggang, MM selaku Ketua TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kabupaten Samosir meminta komitmen dan keseriusan KPM (Kader Pembangunan Manusia) dalam percepatan penurunan stunting di tingkat Desa/Kelurahan. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rakor TPPS dengan agenda Pembinaan Kader Pembangunan Manusia, di Aula Disdikpora, Komplek Perkantoran Parbaba, Kamis (18/7/2024).

Hadir dalam rakor tersebut Rizal Effendi (Tim Pendamping 8 Aksi Konvergensi Regional I Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI), Kadis P3AP2KB dr. Friska Situmorang, MM, Kadis Sosial PMD F. Agus Karokaro, Koordinator PKB Kecamatan, Technical Assisten Satgas Kabupaten dan Kader Pembangunan Manusia dari seluruh Desa/Kelurahan se-Kabupaten Samosir.

“Sebagai garda terdepan, saya meminta keseriusan dan komitmen dari KPM. Saya yakin dan percaya Bapak/Ibu adalah orang yang memiliki kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk pembangunan manusia terutama dalam menekan angka stunting,” ujar Martua Sitanggang.

Dijelaskan, intervensi penurunan stunting dilakukan dalam 8 aksi kovergensi secara terkoordinasi dan terpadu. Pembinaan Kader Pembangunan Manusia ini merupakan Aksi-5, dengan tujuan untuk membantu melakukan pemantauan layanan pencegahan stunting dengan sasaran yaitu 1.000 hari pertama kehidupan anak dan sekaligus berperan aktif dalam memastikan setiap kelompok sasaran cegah stunting hingga ke pelosok desa.

Dalam menjalankan perannya, KPM diharapkan dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, Petugas Kesehatan, Tenaga Pendidik serta berbagai kelompok bersama.

“Tugas KPM tidaklah ringan. Tetapi dengan semangat kerjasama dan dukungan bersama, kita bisa mencapai hasil yang signifikan dalam percepatan penurunan stunting di Samosir,” imbuh Martua.

Sebelumnya, Kadis P3APPKB Samosir melalui Kabid Pengendalian Penduduk
Rumintang Manik, SST, M.Kes melaporkan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang peran serta KPM dalam penanganan stunting, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas kader dalam memfasilitasi konvergensi pencegahan stunting di Desa/Kelurahan.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 165 peserta, termasuk diantaranya 134 orang Kader Pembangunan Manusia se-Kabupaten Samosir.

Kadis Sosial PMD F. Agus Karokaro dalam paparannya menjelaskan, setiap desa di Kabupaten Samosir diwajibkan mengalokasikan dana desa, untuk pencegahan dan penurunan stunting. Biaya pencegahan stunting disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan yang diputuskan melalui musyawarah desa.

Fokus penggunaan Dana Desa untuk pencegahan stunting dilakukan melalui intervensi spesifik seperti contoh pemberian makanan tambahan, intervensi sensitif seperti perbaikan fasilitas sanitasi dan air minum, serta tata kelola pelaksanaan percepatan penurunan stunting melalui rembuk desa.

“Peran KPM salah satunya adalah untuk memastikan intervensi ini tepat pada sasaran kelompok penerima,” jelas Kadis Sosial PMD.

Paparan Tim Pendamping Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI Rizal Effendi menjelaskan pembentukan KPM dilatarbelakangi oleh belum terintegrasinya secara maksimal paket layanan dasar di desa, terutama layanan 1.000 hari pertama kehidupan.

Beberapa peran utama KPM diantaranya mensosialisasikan kebijakan konvergensi percepatan penurunan stunting kepada masyarakat; mendata sasaran rumah tangga 1.000 hpk, remaja, pasangan usia subur dan calon pengantin; memantau dan memastikan layanan tepat sasaran; memfasilitasi dan mengadvokasi peningkatan anggaran untuk digunakan dalam intervensi penurunan stunting.

Rizal mengatakan kunci sukses pelaksanaan KPM adalah dengan menjaga semangat dan motivasi dengan meyakini bahwa tugas KPM merupakan bagian kontribusi penting. Disamping itu perlunya mengkampanyekan pencegahan stunting dan selalu melakukan koordinasi dan konsultasi dengan penyedia layanan. (Makkirim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *