WaroengBerita.com – Dairi | Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi, Rita Puspita Vickner Sinaga menghadiri bimbingan teknis (bimtek) Tim Pembina Posyandu, camat, puskesmas dan mitra kerja dalam pengelolaan Posyandu Layanan Primer Tahun 2026 di Kecamatan Sumbul, Senin (12/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan transformasi layanan kesehatan primer berbasis masyarakat hingga tingkat desa.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan Dairi yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Luber Sianturi, Sekretaris Kecamatan Sumbul Basaria Lingga mewakili Camat Sumbul, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Simon Tonny Malau, Ketua TP PKK Kecamatan Sumbul Elisayanti Rinto Hutauruk, jajaran TP PKK kabupaten dan desa, serta para kepala desa.
Dalam sambutannya, Rita Puspita menegaskan bahwa Posyandu kini telah berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang menjangkau berbagai sektor pelayanan dasar masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TP PKK, pemerintah kecamatan, puskesmas dan seluruh mitra menjadi faktor penting agar masyarakat memperoleh layanan secara merata.
“Posyandu saat ini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam layanan dasar yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi pelayanan kesehatan melalui Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Dairi, Luber Sianturi menyampaikan bahwa transformasi layanan kesehatan saat ini lebih menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif dibanding sekadar pengobatan.
Menurutnya, hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Posyandu kini bertransformasi menjadi Posyandu Layanan Primer yang bekerja secara terintegrasi berbasis siklus hidup, mulai dari janin hingga lansia,” katanya.
Melalui kegiatan bimtek tersebut, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap seluruh unsur yang terlibat mampu memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, agar semakin efektif, merata dan berkelanjutan hingga ke tingkat desa.(RS)












