Mewujudkan Masa Depan Cerah Anak-Anak di Kabupaten Sergai

Keterangan : Foto bersama.(Dok : Diskominfo Sergai)

WaroengBerita.com – Sergai | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung bagi tumbuh kembang anak-anak. Salah satu langkah nyata yang tengah diupayakan adalah menargetkan status Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2025. KLA bukan sekadar predikat, melainkan bentuk nyata keseriusan daerah dalam memastikan bahwa setiap anak memperoleh hak-haknya secara optimal, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta partisipasi dalam pembangunan.

Langkah besar ini sejalan dengan arahan nasional dalam menjadikan anak sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan. Pemkab Sergai mengambil peran penting dalam mewujudkan visi besar ini melalui berbagai program dan pendekatan holistik yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Pendidikan Berkualitas untuk Semua Anak
Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Pemkab Sergai memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan, mulai dari peningkatan akses hingga mutu layanan.

“Kami percaya bahwa masa depan Sergai ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, pendidikan harus menjadi hak yang dijamin, bukan pilihan. Kami terus mendorong pemerataan layanan pendidikan dan memberikan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami juga mengupayakan peningkatan kompetensi guru agar anak-anak mendapat pembelajaran terbaik,” ungkap Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Sei Rampah, Senin (5/5/2025).

Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas sekolah yang ramah anak juga menjadi perhatian penting. “Kami pastikan bahwa ruang belajar tidak hanya layak secara fisik, tapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Pendidikan harus menjadi tempat tumbuhnya keceriaan dan cita-cita,” tambahnya.

 

Layanan Kesehatan yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak
Seiring dengan pendidikan, aspek kesehatan menjadi fokus utama lain dalam pemenuhan hak anak. Pemkab Sergai melalui Dinas Kesehatan telah melaksanakan berbagai program preventif dan kuratif yang menyasar anak-anak secara langsung.

Mulai dari program imunisasi rutin, pemberian makanan tambahan untuk anak usia dini, hingga layanan konsultasi kesehatan di Posyandu dan Puskesmas, semua diarahkan untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan aktif. Pemeriksaan kesehatan di sekolah juga rutin dilakukan untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan yang bisa menghambat perkembangan anak.

 

Hak Anak untuk Bermain dan Berkreasi
Selain hak atas pendidikan dan kesehatan, Pemkab Sergai juga menyadari bahwa anak-anak memiliki hak untuk bermain dan berkreasi. Kegiatan ekstrakurikuler seperti seni, olahraga, dan keterampilan lainnya juga terus didorong, dengan melibatkan sekolah, pramuka, karang taruna, dan organisasi kemasyarakatan. Ini tidak hanya memberikan ruang ekspresi, tapi juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri dan potensi anak-anak.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan masa kecilnya karena tekanan lingkungan. Mereka harus diberikan ruang untuk tumbuh, bermain, dan mengembangkan imajinasi serta kreativitasnya. Inilah bagian dari cara kita menciptakan lingkungan yang ramah anak,” ujar Bupati Darma Wijaya lagi.

 

Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi
Perlindungan anak dari kekerasan fisik, psikis, seksual, serta berbagai bentuk eksploitasi menjadi prioritas Pemkab Sergai. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya perlindungan ini diperkuat melalui Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta peningkatan kapasitas petugas pendamping.

Regulasi dan kerja sama lintas sektor juga diperkuat, baik dengan kepolisian, kejaksaan, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat. Semua pihak diharapkan memiliki kepekaan dan kepedulian dalam mencegah serta menangani kekerasan terhadap anak.

“Melindungi anak-anak kita dari kekerasan adalah tanggung jawab bersama. Pemkab tidak bisa berjalan sendiri. Kami mendorong keterlibatan aktif orang tua, guru, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang melindungi anak dari bahaya kekerasan dan eksploitasi,” kata Bupati Darma Wijaya.

 

Partisipasi Anak dalam Pembangunan
Sebagai bagian dari pendekatan inklusif, Pemkab Sergai juga membuka ruang partisipasi anak dalam pembangunan daerah melalui Forum Anak Kabupaten. Forum ini menjadi wadah anak-anak menyampaikan aspirasi, berdialog dengan pemerintah, serta terlibat dalam penyusunan program yang menyangkut kepentingan mereka.

“Partisipasi anak adalah bentuk pengakuan bahwa mereka punya suara dan hak untuk ikut menentukan masa depan mereka sendiri,” tegas Bupati Darma Wijaya. “Lewat Forum Anak, kita membiasakan anak-anak untuk berpikir kritis, aktif menyuarakan ide, dan terbiasa mengambil peran positif dalam komunitasnya.”

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP turut menegaskan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam mendorong terciptanya Kabupaten Layak Anak.

“Anak-anak adalah aset paling berharga yang kita miliki. Investasi dalam pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah. Maka kita perlu bekerja sama lintas sektor agar semua program benar-benar menyentuh kebutuhan anak-anak kita,” kata Adlin Tambunan.

Doktor Studi Pembangunan ini juga menyebut bahwa evaluasi berkala dan pelibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan program KLA. “Pemerintah tak bisa berjalan sendiri. Masyarakat harus menjadi mitra aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.”

 

Menuju Kabupaten Layak Anak 2025
Perjalanan menuju predikat KLA bukan perkara mudah. Namun dengan kerja sama lintas sektor, dukungan masyarakat, serta kemauan politik yang kuat dari pimpinan daerah, Pemkab Sergai optimistis dapat meraih predikat tersebut pada 2025.

Berbagai indikator yang menjadi acuan, seperti kelembagaan, regulasi, data terpilah anak, serta program spesifik anak, terus dibenahi dan diperkuat. Sosialisasi kepada masyarakat juga dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.

Langkah Pemkab Sergai dalam mewujudkan KLA merupakan wujud nyata dari komitmen membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan sehat, aman, dan mendukung akan menjadi generasi unggul yang membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media, cita-cita mewujudkan Tanah Bertuah Negeri Beradat sebagai Kabupaten Layak Anak bukanlah mimpi belaka, melainkan langkah pasti menuju masa depan yang cerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *