WaroengBerita.com – Medan | Dalam upaya memperkuat program pemerintah terkait pemenuhan gizi anak usia sekolah, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menghadiri peluncuran operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sumut, Jumat (13/6/2025). Kegiatan berlangsung di markas SPPG Jalan Letjen Suprapto, Medan, dan dihadiri pula oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumut serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut.
Sebagai wujud nyata kontribusi Polri dalam program nasional makan bergizi gratis, ratusan porsi makanan sehat dan seimbang disalurkan langsung ke SD Kemala Bhayangkari I Medan. Anak-anak sekolah tersebut menerima menu bergizi yang dirancang khusus untuk mendukung tumbuh kembang dan daya pikir mereka.
Irjen Pol Whisnu menyampaikan bahwa perhatian terhadap gizi anak tidak bisa ditunda, karena menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan cerdas.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Melalui kegiatan ini, Polri ingin ambil bagian dalam upaya menciptakan generasi unggul, dengan memastikan mereka mendapatkan makanan yang sehat dan penuh gizi sejak dini,” tegas Kapolda Sumut.
Tak hanya menjadi kegiatan simbolis, inisiatif ini mencerminkan kepedulian dan peran aktif Polda Sumut bersama Bhayangkari dalam mendukung sektor kesehatan dan pendidikan anak. SPPG Polda Sumut sendiri didesain sebagai unit layanan yang secara konsisten akan menyediakan makanan bergizi dengan standar kesehatan yang ketat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah Sumut turut menyerahkan paket makanan secara simbolis kepada sejumlah siswa. Kehadiran rombongan Kapolda dan Bhayangkari disambut antusias oleh para pelajar, yang tampak senang menerima makanan sehat yang disiapkan khusus untuk mereka.
Kegiatan ini menjadi awal dari perluasan program SPPG ke lebih banyak sekolah dan komunitas anak-anak di wilayah Sumatera Utara, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Polda Sumut dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda secara menyeluruh.
Dengan semangat kolaboratif dan aksi nyata di lapangan, Polda Sumut menunjukkan bahwa penguatan gizi anak adalah tanggung jawab bersama—dan Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra sosial yang peduli pada masa depan bangsa.(Alf)












