WaroengBerita.com – Sergai | PT Tenera Sergai Perkasa (TSP) yang beroperasi di Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, melaporkan dugaan sabotase terhadap pipa limbah produksi sawit milik mereka ke Polres Tebing Tinggi.
Dugaan itu mencuat setelah ditemukannya kerusakan mencurigakan pada pipa HDPE (High Density Polyethylene) yang digunakan untuk mengalirkan limbah di area operasional perusahaan. Kuasa hukum PT TSP, Advokat Yusuf Liandar, SH, menyebutkan bahwa kerusakan tersebut tidak masuk akal secara teknis.
“Pipa ini tertanam di lahan datar dan dibuat dari material berkekuatan tinggi. Namun ditemukan beberapa titik lubang yang kami duga akibat tusukan benda tajam. Ini sangat tidak wajar,” jelas Yusuf.
Ia menambahkan, pipa HDPE memiliki daya tahan tinggi terhadap tekanan, benturan, bahan kimia, dan korosi, serta memiliki umur pakai hingga 50 tahun. Karena itu, pihaknya meyakini kerusakan ini bukan disebabkan oleh faktor teknis atau alam, melainkan tindakan sabotase oleh orang tak dikenal (OTK).
Perusahaan berharap kepolisian segera mengungkap pelaku yang diduga melakukan sabotase tersebut. Saat ini, Polres Tebing Tinggi tengah menyelidiki laporan yang telah tercatat dalam LP/B/338/VII/2025/SPKT/Polres Tebing Tinggi/Polda Sumut, tertanggal 16 Juli 2025.
Polisi telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan barang bukti guna memperkuat penyelidikan.(RM)












