WaroengBerita.com – Pakpak Bharat | Ribuan warga memadati Lapangan Kasean Banurea, Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (27/7/2026) malam, untuk mengikuti Hiburan Rakyat yang menjadi bagian dari rangkaian Pesta Budaya Oang-Oang sekaligus peringatan Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-23. Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan di Pakpak Bharat maupun daerah sekitar menjadikan malam hiburan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Panggung utama menjadi pusat perhatian ketika grup musik Nabasa Trio tampil membawakan sejumlah lagu andalan yang disambut tepuk tangan dan sorak sorai ribuan penonton. Penampilan mereka berhasil menghidupkan suasana dan menjadi salah satu magnet utama dalam agenda budaya tahunan tersebut.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan sejumlah musisi dan seniman lokal Pakpak, seperti Sohya Trio, Maman Sinamo, Masniah Bancin, Darmianto Berutu, Saringar Berutu, Simto Simalango, Manik Kece, serta penyanyi daerah lainnya. Kehadiran para seniman lokal menjadi bukti bahwa Kabupaten Pakpak Bharat memiliki sumber daya seni yang kaya dan terus berkembang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat.
Suasana semakin hangat ketika Wakil Bupati Pakpak Bharat, Dr. Mushuyto Solin, M.Pd., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat turut naik ke atas panggung untuk menghibur masyarakat dengan membawakan beberapa lagu. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari warga yang hadir dan mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian seni dan budaya lokal. Melalui panggung hiburan rakyat, para seniman diberi ruang untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan musik tradisional dan budaya Pakpak kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menikmati hiburan, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan untuk mengunjungi stan pameran pembangunan, mencicipi kuliner khas daerah, serta berbelanja produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan. Kehadiran pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama pelaksanaan pesta budaya.
Pesta Budaya Oang-Oang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan memperkokoh rasa cinta terhadap budaya daerah. Perpaduan antara pertunjukan seni, promosi produk lokal, dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Pakpak Bharat kepada khalayak yang lebih luas.
Sebagai agenda budaya tahunan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, Pesta Budaya Oang-Oang terus menjadi wadah pelestarian warisan budaya sekaligus media promosi daerah. Pada tahun 2026, rangkaian kegiatan yang digelar selama 27–28 Juli di Lapangan Kasean Banurea menghadirkan berbagai perlombaan, pameran, pertunjukan seni, dan hiburan rakyat yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, menegaskan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-23.(SB)












