Bupati Maya Hasmita Kukuhkan Generasi Berencana, Dorong Remaja Labuhanbatu Hidup Sehat dan Produktif

Pengukuhan Generasi Berencana, Langkah Strategis Labuhanbatu Siapkan Remaja Menuju Indonesia Emas 2045

WaroengBerita.com – Labuhanbatu|Dalam upaya membentuk remaja yang sehat, berkarakter, dan memiliki perencanaan hidup matang, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Pengukuhan Generasi Berencana (GenRe) di Ballroom Suzuya Hotel, Rantauprapat, Jumat (10/10/2025).

Acara ini dihadiri Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., jajaran Forkopimda, perwakilan DPPKB Provinsi Sumatera Utara, instansi pendidikan, serta para pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Maya menegaskan pentingnya peran program GenRe sebagai sarana pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Melalui Generasi Berencana, kita ingin mencetak remaja yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu merencanakan masa depan dalam bidang pendidikan, karier, serta kehidupan berkeluarga,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa GenRe Indonesia merupakan organisasi yang berkomitmen mendukung pembinaan remaja agar memiliki perencanaan hidup sehat, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Forum ini kini telah berkembang hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta melibatkan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) di jalur pendidikan dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maya juga menyoroti pentingnya program Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri sebagai upaya mencegah anemia yang berpotensi menurunkan kualitas kesehatan generasi muda. Berdasarkan data DPPKB, pada tahun 2023 jumlah sasaran remaja putri di Labuhanbatu mencapai 23.710 orang dengan capaian 92,6%, dan meningkat di tahun 2024 menjadi 28.642 sasaran dengan capaian 95,2%.

“Pemberian TTD ini menjadi langkah nyata untuk memperbaiki status gizi dan mencegah stunting sejak dini. Kita ingin mewujudkan remaja Labuhanbatu yang sehat, cerdas, dan produktif,” tegas Bupati Maya.

Kepala DPPKB Labuhanbatu, Nur Hetti L. Tobing, S.K.M., M.K.M., dalam laporannya menuturkan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional BKKBN yang berfokus pada peningkatan kualitas remaja. Para anggota GenRe yang dikukuhkan diharapkan menjadi duta perubahan di lingkungannya, terutama dalam mencegah pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.

“GenRe adalah wadah pembinaan yang dirancang agar remaja memiliki kemampuan merencanakan masa depan, memahami pentingnya pendidikan dan karier, serta menjaga perilaku hidup sehat. Remaja merupakan ujung tombak dalam membentuk karakter bangsa menuju generasi emas tahun 2045,” ujar Hetti.

Sementara itu, Agustina Siregar, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Tim Kerja 1000 HPK dan AUD, menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Sumatera Utara meningkat menjadi 22% dari 18,9% di tahun sebelumnya. Ia menegaskan, sekitar 36–40% remaja putri di provinsi ini masih mengalami anemia, yang dapat berdampak pada risiko melahirkan bayi stunting di masa depan.

Oleh karena itu, Kementerian Kependudukan dan BKKBN bersama sejumlah dinas dan forum terkait berkomitmen memperkuat intervensi hulu pencegahan stunting melalui peningkatan gizi dan kesehatan remaja putri.
“Kegiatan edukasi dan minum TTD serentak ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita agar remaja putri tumbuh sehat, berdaya, dan siap menjadi calon ibu berkualitas di masa depan,” ungkap Agustina.

Acara diakhiri dengan penyematan selempang dan penyerahan piagam kepada pengurus GenRe tingkat kabupaten, serta seminar motivasi bertema “Remaja Hebat, Indonesia Emas” yang menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Sumatera Utara.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *