Rumah Semi Permanen di Dolok Masihul Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta

Diduga akibat korsleting listrik, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa berkat respons cepat warga dan petugas pemadam.

WaroengBerita.com – Sergai|Sebuah rumah semi permanen milik warga bernama Parulian Manalu alias Aseng (50) dilaporkan terbakar di Lingkungan IV Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (04/03/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan permukiman warga yang berada tidak jauh dari Klinik Ananda.

Menindaklanjuti kejadian itu, personel Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan guna memastikan penyebab kebakaran.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat kejadian korban baru saja tiba di rumah sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menuju kamar mandi. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara ledakan yang berasal dari bagian atas ruang tengah rumahnya. Ketika keluar dari kamar mandi, korban melihat asap tebal disertai kobaran api sudah menjalar di bagian atap bangunan.

Melihat kondisi tersebut, korban segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Saat berada di luar, sejumlah warga sekitar telah berkumpul dan berupaya membantu memadamkan api. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

Berkat kerja sama antara petugas pemadam dan masyarakat setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.40 WIB sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian juga meminta keterangan dari dua saksi yakni Astri Rimsa Br. Sihotang (40) serta Alwin Batubara (40), seorang pegawai pemadam kebakaran yang berdomisili di wilayah tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa potongan kayu broti yang hangus terbakar serta selembar seng yang turut terdampak api. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.

Meski demikian, insiden kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting arus listrik di dalam rumah. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *