Natal Oikumene Jadi Momentum Pemulihan Pemkab Taput

Pemerintah pusat salurkan bantuan, huntara dipercepat.

Keterangan : Foto bersama.(Diskominfo)

WaroengBerita.com – Jakarta | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar Ibadah Natal Oikumene sebagai bagian dari penguatan pemulihan pascabencana di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kartini, Gedung KemenPPPA, diikuti secara daring oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat di Kecamatan Adiankoting, Rabu (14/1/2026). Tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” menjadi refleksi penguatan nilai spiritual di tengah masa pemulihan.

Dalam kesempatan itu, pemerintah pusat menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak bencana, antara lain ratusan pakaian anak, kitab suci, paket makanan, serta bantuan dana sebesar Rp100 juta. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk perbaikan lima rumah ibadah yang mengalami kerusakan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menegaskan pentingnya membangun keluarga yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak sebagai bagian dari proses pemulihan. Sementara Kemenkopolkam menyampaikan dukungan dan mengajak seluruh pihak memperkuat solidaritas dalam menghadapi dampak bencana.

Dalam dialog dengan pemerintah pusat, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan progres penanganan di lapangan. Pemerintah daerah telah membangun sejumlah hunian sementara dan menargetkan penambahan hingga puluhan unit yang dilengkapi akses jalan, agar dapat segera dihuni masyarakat.

Selain itu, bantuan perbaikan rumah juga disiapkan sesuai tingkat kerusakan, dengan skema dukungan material bangunan guna memastikan proses pembangunan berjalan tepat sasaran.

Bupati menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang dinilai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak. Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut hingga proses pemulihan berjalan tuntas dan masyarakat kembali hidup normal.(Brt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *