Polsek Pangkalan Kuras Matangkan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

Gladi kotor digelar di lahan 2 hektare Desa Betung guna dukung swasembada pangan 2026.

Keterangan : Panen jagung.(Ist)

WaroengBerita.com – Pelalawan | Polsek Pangkalan Kuras (Pkl Kuras) terus menunjukkan komitmennya mendukung program swasembada pangan 2026 melalui pelaksanaan gladi kotor panen raya jagung serentak Kuartal II di lahan Kelompok Tani Harapan Baru PT Surya Bratasena Plantation (SBP), Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB itu dilaksanakan di lahan seluas dua hektare milik Kelompok Tani Harapan Baru dengan titik koordinat 0°6’33” N, 101°57’12” E. Gladi kotor dilakukan sebagai persiapan teknis menjelang panen raya jagung serentak Kuartal II yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 dan dipusatkan di Provinsi Jawa Timur secara virtual.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Pelalawan Kompol Handoko SH MH, Kapolsek Pkl Kuras Kompol Rinaldy Parlindungan SH, Kanit Binmas AKP Yandri, Kanit Reskrim Iptu Leon Sitanggang SH, Manajer Kebun PT SBP Sugiatno, personel Polsek Pkl Kuras, Ketua Gapoktan Desa Betung Legimin, Ketua Poktan Harapan Baru Amin, Ketua KUD Betung Sejahtera Bersama Norman Efendi, serta masyarakat petani setempat.

Dalam gladi tersebut, seluruh peserta melakukan pengecekan kesiapan alat panen, alur pelaksanaan kegiatan, hingga sistem dokumentasi dan koneksi virtual agar pelaksanaan panen raya serentak berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Kapolsek Polsek Pangkalan Kuras, Rinaldy Parlindungan SH menegaskan pihaknya akan terus mengawal program ketahanan pangan nasional mulai dari proses penanaman hingga panen.

“Polri siap mendampingi petani dari tanam sampai panen. Lahan dua hektare di Betung ini targetnya maksimal, hasilnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar KOMPOL Rinaldy.

Sementara itu, Ketua Poktan Harapan Baru, Amin, mengapresiasi dukungan yang diberikan pihak kepolisian dan perusahaan terhadap para petani di wilayah tersebut.

“Dengan pendampingan polisi dan perusahaan, kami jadi lebih semangat. Mudah-mudahan panen raya 16 Mei nanti hasilnya bagus dan bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya,” ucap Amin.

Kegiatan gladi kotor berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.(MMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *