WaroengBerita.com – Taput | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyalurkan santunan kematian kepada keluarga korban musibah kebakaran rumah tinggal yang terjadi di Desa Hutatinggi, Kecamatan Parmonangan. Bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial RI tersebut diserahkan kepada ahli waris almarhum Lamser Simamora sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana.
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, di Aula Mini Kantor Bupati, Jumat (29/5/2026). Bantuan tunai senilai Rp15 juta diberikan kepada keluarga almarhum guna membantu meringankan beban yang ditinggalkan pasca musibah yang merenggut korban jiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Deni Lumbantoruan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa yang dialami keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut. Menurutnya, bantuan yang disalurkan pemerintah memang tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan keluarga, namun diharapkan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah musibah terjadi.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang mengalami musibah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menjalani masa-masa sulit ini,” ujar Wakil Bupati.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas respons cepat dan dukungan yang diberikan kepada keluarga korban. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat penting dalam memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian serta bantuan yang diperlukan.
Selain menyerahkan santunan, Pemkab Taput mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan pengelolaan sumber api di lingkungan rumah. Langkah pencegahan dinilai menjadi hal penting guna meminimalisasi risiko terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami duka, sekaligus mempertegas komitmen untuk terus memberikan perlindungan dan dukungan sosial bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara.(Brt)












