HUT ke-79, Bupati Dairi Paparkan Capaian Pembangunan dan Agenda Bangkit Bersama

Vickner Sinaga menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan pembangunan untuk menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan perubahan iklim.

Keterangan : Foto bersama.(Ist)

WaroengBerita.com – Dairi | Bupati Dairi Vickner Sinaga menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Dairi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 Kabupaten Dairi, Kamis (1/10/2026). Dalam sidang yang digelar di ruang rapat DPRD Dairi tersebut, Bupati menyampaikan pidato mengenai perjalanan pembangunan sekaligus berbagai capaian Pemerintah Kabupaten Dairi.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua II Wanseptember Situmorang. Bupati hadir bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala dan Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin. Turut hadir unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, jajaran staf ahli dan asisten, pimpinan OPD, para camat, pimpinan BUMD, organisasi kemasyarakatan serta organisasi kepemudaan.

Dalam pidatonya, Vickner menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-79 kepada seluruh masyarakat Dairi. Ia berharap momentum tersebut menjadi dorongan bagi daerah untuk terus bergerak menuju Dairi yang semakin maju, sejahtera dan bermartabat.

“Semoga Dairi semakin maju, sejahtera, bermartabat, dan terus memberikan pelayanan terbaik serta ruang tumbuh bagi seluruh warganya,” ujar Vickner.

Mengusung tema “Bangkit Bersama, Semakin Tangguh”, peringatan Hari Jadi Dairi tahun ini disebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan rasa memiliki terhadap daerah. Menurut Vickner, perjalanan sejarah Dairi merupakan bagian dari seluruh masyarakat sehingga pembangunan ke depan membutuhkan kebersamaan tanpa sekat perbedaan.

“Tugas kita bersama hari ini dan ke depan adalah menjaga, merawat, serta melanjutkan legacy kebaikan yang telah ditinggalkan, sembari terus berinovasi menjawab tantangan zaman demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Digitalisasi hingga Penguatan Pelayanan Publik

Dalam bidang pemerintahan, Vickner memaparkan komitmen Pemkab Dairi menerapkan Manajemen Talenta ASN berbasis sistem merit secara konsisten dan transparan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan penempatan aparatur sesuai kompetensi dan kapasitas, sehingga mampu memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Dairi juga menggandeng Bank Sumut Cabang Sidikalang melalui kerja sama pemanfaatan QRIS dan Virtual Account untuk pembayaran pajak daerah. Digitalisasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan penerimaan daerah.

Di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Dairi telah mencapai 98,35 persen per 1 September 2026. Pemkab bersama BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi untuk mendorong masyarakat yang belum terdaftar agar menjadi peserta JKN.

Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur

Pada sektor pembangunan, Pemkab Dairi tengah mendorong peningkatan akses pendidikan melalui pembangunan SMP Negeri 4 Sidikalang dan TK Pembina Sidikalang II di Kalang Simbara. Pembangunan tersebut turut mendapat dukungan masyarakat melalui hibah tanah.

Di bidang kesehatan, pembangunan Puskesmas Gunung Sitember dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan desain dan tata bangunan sebagaimana Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. Sementara Puskesmas Parongil dikembangkan dengan konsep pelayanan rawat inap dan spesialistik.

Untuk infrastruktur jalan, Vickner menyebut total panjang jalan kabupaten mencapai 1.608 kilometer. Pada awal 2026, jalan dalam kondisi mantap tercatat sepanjang 833 kilometer atau sekitar 51,8 persen.

Sepanjang 2026, Pemkab Dairi melaksanakan dan merencanakan pemeliharaan serta pembangunan jalan sekitar 50 kilometer yang tersebar di seluruh kecamatan. Dengan program tersebut, kondisi jalan mantap ditargetkan mencapai 883 kilometer atau 54,91 persen pada akhir tahun.

Dairi juga mendapat dukungan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Sitinjo dari program Kementerian Sosial yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Sementara di sektor perkebunan, peluang investasi baru datang dari kehadiran NT Corp. Investasi tersebut ditandai dengan penanaman perdana kopi arabika di lahan seluas 118 hektare di Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan. Pemkab berharap langkah tersebut menjadi pintu masuk bagi kopi Dairi untuk semakin kuat menembus pasar global.

UMKM hingga Perlindungan Kelompok Rentan

Pada bidang kemasyarakatan, Pemkab Dairi mendorong penguatan ekonomi lokal melalui Grand Opening Pesta Rakyat UMKM Dairi 2026 yang dirangkaikan dengan Hari UMKM Nasional, Hari Kewirausahaan Nasional dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pelaku UMKM didorong memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, membangun merek, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih kreatif agar produk lokal memiliki daya saing lebih luas.

Pemerintah daerah juga menyalurkan dukungan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu melalui program kemitraan CSR PT Bank Sumut. Selain itu, bantuan sosial diberikan melalui kerja sama Dinas Sosial dengan Kementerian Sosial RI UPT Sentra Insyaf Medan kepada penyandang disabilitas, lansia dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kelompok anak.

Menurut Vickner, perhatian terhadap kelompok rentan merupakan bagian penting dari pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan kesempatan yang setara.

Sederet Penghargaan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah penghargaan yang diterima Pemkab Dairi. Di antaranya UHC Award 2026 dari pemerintah pusat bersama BPJS Kesehatan atas komitmen dalam memperluas akses pelayanan kesehatan.

Pemkab Dairi juga meraih Komisi Informasi Award 2025 dengan predikat Informatif dari Komisi Informasi Sumatera Utara. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam keterbukaan informasi publik.

Selain itu, Dairi memperoleh apresiasi Program Pajak Non Tunai Terbaik dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara atas penerapan sistem pembayaran non-tunai dalam transaksi pajak daerah.

Kementerian Dalam Negeri turut memberikan apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, dengan Dairi meraih peringkat ketiga kategori penurunan tingkat pengangguran untuk wilayah Regional Sumatera. Pemkab Dairi juga mendapat apresiasi dari Kementerian Hukum atas pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan.

Di bidang inovasi pelayanan publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menempatkan Dairi sebagai finalis Top Inovasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2025 Kelompok Umum melalui inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Online (Perkebbas) dan Jemput Bola Adminduk Siap Turun Langsung (Jempol Siturang).

Menutup pidatonya, Vickner menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-79 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat “Bangkit Bersama, Semakin Tangguh”, Pemkab Dairi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kolaborasi dan terus berinovasi agar pembangunan daerah mampu menjawab perubahan zaman sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *