Gandeng UMSU Angkat Budaya Sumut, Baim Surbakti Gelar Fashion Show

WaroengBerita.com – Medan | Dalam semangat melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal, Baim Surbakti, desainer sekaligus pemilik BSP Gallery, sukses menyelenggarakan dua pagelaran fashion show bertema keberagaman budaya Sumatera Utara. Kolaborasi apik bersama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat seni dan budaya di Medan.

Acara pertama bertajuk The Miracle Origins of North Sumatera: The Wonderful Stories, digelar pada 31 Mei 2025 di Gedung Keong, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Dalam pagelaran ini, Baim bekerja sama dengan UKM Tari Seni dan Budaya UMSU, menampilkan pakaian adat dari berbagai etnis lokal seperti Batak Pakpak, Simalungun, dan Nias.

Menariknya, fashion show ini juga menyelipkan unsur budaya dari suku-suku pendatang di Medan, termasuk India, Arab, dan Tionghoa. Narasi dalam pertunjukan menggambarkan asal-usul keberagaman etnis yang hidup berdampingan di kota ini selama berabad-abad. Mahasiswa-mahasiswi UMSU turut tampil sebagai peraga busana, menambah nuansa muda dan semangat pelestarian budaya dalam acara tersebut.

Pagelaran kedua bertajuk Thread of Heritage: Eight Tribes, One North Sumatera, berlangsung pada 15 Juni 2025 dalam rangkaian acara IMMFESTA (Festival of Expression, Spirit, and Traditional Art) di Taman Budaya Kota Medan. Kali ini, Baim menggandeng organisasi IMM FISIP UMSU dalam menampilkan karya-karya fashion yang berpadu dengan seni pertunjukan, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya tradisional.

Setiap rancangan yang ditampilkan mengangkat simbol dari delapan suku utama di Sumatera Utara, menciptakan representasi visual akan semangat persatuan dalam keberagaman. Acara ini memperkuat pesan bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan, melainkan identitas yang terus hidup dan berkembang bersama generasi muda.

Baim Surbakti mengaku bangga dan terharu menyaksikan antusiasme mahasiswa yang begitu kuat terhadap budaya lokal. “Ini bukti bahwa generasi muda masih mencintai akar budaya mereka, bahkan mampu menjadikannya relevan di tengah derasnya arus globalisasi,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda, tak hanya di Sumatera Utara, tapi di seluruh pelosok negeri untuk menjaga dan mengembangkan budaya daerah sebagai bagian dari kebanggaan nasional.

Melalui kolaborasi kreatif ini, Baim Surbakti dan UMSU berhasil menjadikan fashion sebagai medium edukasi dan ekspresi, sekaligus menegaskan bahwa keberagaman budaya adalah kekuatan yang patut dirayakan.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *