WaroengBerita.com – Labuhanbatu |Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan kegiatan edukatif Polantas Menyapa – Polri untuk Masyarakat sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas, terutama di kalangan pelajar.
Kegiatan ini dilaksanakan di seputaran Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, dengan melibatkan para siswa-siswi SMA Negeri 3 Rantau Utara. Personel Satlantas memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Labuhanbatu Ipda Benny AZ, kegiatan ini menekankan pentingnya kelengkapan berkendara seperti kaca spion, pelat nomor kendaraan (TNKB), surat kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, pelajar juga diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI sebagai bentuk perlindungan diri.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Muhammad Rizal dan Plt Kasi Humas Iptu Arwin, S.H., menegaskan bahwa banyak pelajar masih mengendarai kendaraan bermotor meski belum memenuhi usia legal untuk memiliki SIM. “Pelajar yang belum berusia 17 tahun belum memenuhi syarat hukum untuk mengemudikan kendaraan bermotor. Karena itu, kami mengimbau agar mereka tidak membawa kendaraan ke sekolah,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan anak-anaknya di jalan. Polres Labuhanbatu menyarankan agar pelajar diantar oleh orang tua atau memanfaatkan transportasi umum yang tersedia. Imbauan tersebut, kata Rizal, bukan untuk membatasi aktivitas pelajar, melainkan demi keselamatan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
“Jika sejak muda mereka sudah abai terhadap aturan lalu lintas, bagaimana nasib bangsa ini ke depan? Tertib berlalu lintas adalah cermin budaya bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, tingkat ketertiban lalu lintas masyarakat menunjukkan kualitas sumber daya manusia dan kedisiplinan bangsa. “Semakin tertib masyarakat, semakin tinggi budaya dan kualitas manusianya. Kebiasaan baik ini harus dimulai sejak dini, bahkan dari masa sekolah,” lanjutnya.
Selain mengedukasi pelajar agar tertib berlalu lintas, Satlantas Polres Labuhanbatu juga memberikan peringatan keras tentang bahaya narkoba dan judi online yang kini mudah diakses melalui gawai. “Perilaku tersebut dapat merusak mental, moral, dan masa depan generasi muda. Sebagai calon pemimpin bangsa, mereka harus menjauhi hal-hal negatif yang bisa menghancurkan masa depan,” ujarnya menegaskan.
Lebih lanjut, Iptu Rizal menjelaskan bahwa Polri, khususnya unit Lalu Lintas, memiliki tanggung jawab menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayahnya. Melalui program Polantas Menyapa, pihaknya aktif melakukan sosialisasi dan pendekatan humanis ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar, agar semakin memahami pentingnya aturan lalu lintas.
“Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi sumber pengetahuan dan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya tertib di jalan raya. Dengan begitu, akan tercipta lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,” tutup Kasat Lantas.(AS)












