WaroengBerita.com – Serdang Bedagai | Polres Serdang Bedagai (Sergai) bersama jajaran Polsek kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kegiatan ini berlangsung serentak di enam titik strategis pada Kamis (14/8/2025), yakni di Polres Sergai, Polsek Teluk Mengkudu, Polsek Pantai Cermin, Polsek Perbaungan, Polsek Kotarih, dan Polsek Dolok Masihul.
Kapolres Sergai, AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Mabes Polri dan Polda Sumut. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Perum Bulog untuk mendistribusikan beras kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
“Harga yang kami tawarkan kepada warga sekitar Rp 12.000 per kilogram atau Rp 60.000 per goni isi 5 kilogram. Langkah ini diambil untuk menekan dampak kenaikan harga beras yang dirasakan masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan stok,” ujar AKBP Jhon Sitepu.
Selama empat hari pelaksanaan GPM, Polres Sergai telah menyalurkan total 25.500 kilogram beras SPHP kepada masyarakat di berbagai wilayah. Penyaluran dilakukan secara bertahap di titik-titik yang telah ditentukan agar distribusi merata dan tepat sasaran. Sisa stok beras SPHP sebanyak 2.500 kilogram akan didistribusikan pada Jumat (15/8/2025) di wilayah Polsek Firdaus dan Polsek Dolok Masihul.
AKBP Jhon Sitepu menegaskan, program ini tidak berhenti sampai di sini. GPM direncanakan terus berlanjut hingga akhir bulan sebagai langkah nyata Polres Sergai dalam membantu stabilisasi harga pangan di daerah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
“Masyarakat dapat mengikuti informasi resmi dari Polres Sergai dan Polsek jajaran terkait lokasi serta waktu pelaksanaan GPM berikutnya. Tujuannya agar semua lapisan warga memiliki kesempatan memperoleh beras dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.
Kegiatan GPM di enam titik tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Banyak yang mengaku terbantu karena bisa membeli beras dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar yang sedang melonjak. Beberapa warga bahkan menyampaikan harapan agar program ini rutin diadakan, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai tidak stabil.
Selain fokus pada distribusi beras, kegiatan GPM juga menjadi momentum sinergi lintas sektor. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Sergai, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi. Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Kodim 0204/DS, Kejaksaan Negeri Sergai, dan Pengadilan Negeri juga ikut serta dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Kehadiran berbagai unsur ini menandakan bahwa upaya menjaga stabilitas harga pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan memerlukan kerja sama seluruh pihak. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurut pantauan di lapangan, pembelian beras dalam program GPM dilakukan secara tertib. Masyarakat yang datang diarahkan sesuai jalur antrean yang telah disiapkan, kemudian melakukan pembayaran di lokasi, dan langsung menerima beras dalam kemasan 5 kilogram. Petugas juga terlihat aktif memberikan informasi terkait tujuan program dan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan.
Dengan adanya GPM, Polres Sergai berharap dapat menekan dampak gejolak harga beras di pasaran. Program ini diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya di kalangan menengah ke bawah, sehingga kebutuhan pangan pokok tetap terpenuhi dengan baik.
Langkah Polres Sergai ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar setiap wilayah mengambil langkah konkret menghadapi fluktuasi harga bahan pokok. Distribusi beras SPHP melalui GPM diharapkan menjadi solusi jangka pendek yang efektif sambil menunggu kebijakan stabilisasi harga pangan berjalan optimal.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis ini ditutup dengan penyaluran beras di titik terakhir, disertai komitmen dari Kapolres Sergai untuk terus memantau perkembangan harga pangan di daerah. Dengan sinergi yang terjalin antara Polres, Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ini mampu memberikan manfaat nyata serta menciptakan situasi ekonomi yang lebih stabil di Serdang Bedagai.(RM)












