Kapolda Sumut Resmikan PAMAPTA di Polres Langkat, Perkuat Garda Terdepan Pelayanan Polri

Program Inovatif Ini Wujud Penguatan Fungsi SPKT dan Peningkatan Respons Cepat Pelayanan Kepolisian

WaroengBerita.com – Langkat |Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi meluncurkan program Perwira Samapta (PAMAPTA) sebagai bagian dari penguatan lini terdepan pelayanan kepolisian. Kegiatan peluncuran dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., di Lapangan Jana Nuraga Polres Langkat, Kamis (23/10/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, KA SPN Polda Sumut, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si, serta para Kapolres jajaran seperti Binjai, Belawan, dan Serdang Bedagai. Seluruh personel Polres Langkat hingga Kapolsek sejajaran juga tampak hadir dalam kegiatan penuh semangat tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Langkat atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ia menegaskan, perubahan nomenklatur dari Kanit menjadi PAMAPTA merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1438/IX/2025 tertanggal 24 September 2025 tentang penyesuaian struktur pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Perubahan ini bukan sekadar penggantian nama jabatan, tetapi bentuk penyempurnaan sistem pelayanan dan pengendalian operasional agar SPKT semakin kuat, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda.

Lebih jauh, Irjen Whisnu menjelaskan bahwa PAMAPTA berperan vital sebagai garda terdepan Polri dalam memberikan layanan cepat dan tanggap kepada masyarakat. Tugas mereka mencakup penerimaan laporan, tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), hingga penanganan kasus-kasus ringan dengan pendekatan yang humanis.

Kapolda juga menekankan lima poin penting bagi setiap personel PAMAPTA dalam melaksanakan tugasnya:

  1. Memahami dan menguasai fungsi serta peran sebagai Pamapta.
  2. Menjadi problem solver yang humanis dan responsif terhadap masyarakat.
  3. Memanfaatkan fasilitas dan kendaraan dinas secara optimal.
  4. Meningkatkan kompetensi dan menjaga etika dalam setiap tindakan.
  5. Membangun koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam pelayanan publik.

“PAMAPTA harus menjadi simbol Polri yang hadir dengan hati, profesional, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Setelah prosesi launching, Kapolda Sumut turut memimpin pelepasan simbolis kendaraan operasional PAMAPTA sebagai tanda dimulainya implementasi sistem baru tersebut di lapangan.

Secara terpisah, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan dan perhatian pimpinan Polda Sumut terhadap Polres Langkat. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keamanan wilayah.

“Peluncuran PAMAPTA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan inovasi pelayanan. Kami siap melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan dedikasi tinggi demi mewujudkan Polri yang semakin profesional dan humanis,” ujar AKBP David.

Kegiatan berlangsung khidmat, ditandai dengan suasana kebersamaan antara jajaran pimpinan dan anggota kepolisian. Program ini diharapkan mampu menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kecepatan, kehadiran, dan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya di wilayah hukum Polres Langkat.(Sri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *