IPAL SPPG Tebingtinggi Disorot, Diduga Belum Sesuai Standar

DLH akan lakukan peninjauan ulang setelah temuan kolam limbah dan instalasi belum rampung.

WaroengBerita.com – Tebingtinggi| Keberadaan instalasi pengolahan air limbah milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kompleks Mutiara Residence, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, menuai perhatian publik. Fasilitas tersebut diduga belum memenuhi standar teknis pengelolaan limbah yang semestinya diterapkan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kolam penampungan limbah berada di bagian depan bangunan. Penempatan ini dinilai tidak lazim dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar serta mengganggu kenyamanan warga.

Selain itu, sejumlah pipa pada sistem instalasi terlihat belum terpasang sepenuhnya, mengindikasikan bahwa pengolahan limbah belum berjalan optimal.

Fasilitas tersebut diketahui dimiliki oleh pengusaha berinisial AB.
Kepala Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Syahputera, mengungkapkan pihaknya telah melakukan peninjauan ke lokasi pada 13 Maret 2026.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi pengelolaan lingkungan, khususnya terkait sistem IPAL. Menurutnya, dalam pertemuan dengan pengelola, pihak yayasan menyatakan komitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan instalasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Tim juga memberikan arahan agar pengelola menyediakan fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.

Terkait temuan adanya genangan limbah yang berbuih di lokasi, pihak dinas menyatakan akan melakukan pengecekan ulang dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil guna memastikan sistem yang dibangun benar-benar sesuai dengan standar teknis dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Sementara itu, hingga laporan ini disusun, Koordinator Wilayah SPPG Kota Tebingtinggi, Widya Pertiwi, belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi untuk dimintai klarifikasi.(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *