FORWAKA–Kejari Nias Selatan Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Audiensi Perdana Bangun Kemitraan Pers dan Kejaksaan demi Transparansi serta Keadilan Publik

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Nisel | Upaya memperkuat kolaborasi antara insan pers dan aparat penegak hukum terus dibangun di Kabupaten Nias Selatan. Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kabupaten Nias Selatan menggelar audiensi dan silaturahmi dengan jajaran Kejaksaan Negeri Nias Selatan di Ruang Rapat Kejari Nias Selatan, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Imam Fauzi, didampingi para kepala seksi, sementara rombongan Forwaka dipimpin Ketua Budi H. Gowasa bersama jajaran pengurus. Audiensi tersebut menjadi momentum awal mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif antara media dan kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Kajari Nias Selatan menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial sekaligus mitra penyampai informasi kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan media sangat penting dalam membantu institusi penegak hukum menjalankan tugas secara akuntabel dan terbuka.

Ia menjelaskan, sejak dipercaya memimpin Kejari Nias Selatan, dirinya lebih dahulu melakukan konsolidasi internal sebelum membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum lainnya hingga elemen masyarakat. Pengalaman bertugas di sejumlah daerah di Indonesia, kata Imam Fauzi, memberikan pemahaman bahwa keberhasilan penegakan hukum juga ditentukan oleh kemampuan memahami karakter sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Penegakan hukum harus dijalankan secara profesional dan berintegritas, namun tetap memperhatikan rasa keadilan yang hidup di tengah masyarakat. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan keadilan yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” ujarnya.

Kajari juga menegaskan bahwa kritik, masukan, dan informasi dari media merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum. Karena itu, pihaknya membuka ruang komunikasi yang sehat dengan insan pers sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi publik.

Sementara itu, Ketua Forwaka Nias Selatan, Budi H. Gowasa, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Kejari Nias Selatan. Menurutnya, audiensi tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kemitraan yang sehat antara wartawan dan institusi kejaksaan.

Ia menegaskan Forwaka siap mendukung berbagai program Kejari Nias Selatan, khususnya dalam bidang penegakan hukum, pemberantasan korupsi, penyuluhan hukum kepada masyarakat, serta penguatan keterbukaan informasi publik. Namun demikian, Forwaka tetap akan menjalankan fungsi pers sebagai kontrol sosial yang independen sesuai amanat Undang-Undang Pers.

“Kami siap menjadi mitra strategis yang profesional dan independen. Dukungan terhadap penegakan hukum tidak menghilangkan fungsi kontrol sosial yang menjadi tanggung jawab pers kepada masyarakat,” tegas Budi.

Audiensi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pertukaran pandangan antara kedua belah pihak. Dalam forum tersebut, Forwaka dan Kejari Nias Selatan sepakat bahwa komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan merupakan kunci penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas, transparan, serta semakin dipercaya oleh masyarakat.

Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan informasi hukum dapat tersampaikan secara akurat kepada publik sekaligus mendukung terciptanya tata kelola penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan di Kabupaten Nias Selatan.(Sri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *