Wabup Taput Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat

Pencanangan Sensus Ekonomi dirangkai dengan Apel Siaga Petugas Pendataan Lapangan sebagai langkah memperkuat basis data pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Taput | Wakil Bupati Tapanuli Utara (Wabup Taput), Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara. Pencanangan tersebut dirangkaikan dengan Apel Siaga Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Hotel Hineni, Tarutung, Kamis (18/6/2026).

Dalam apel yang dihadiri para petugas sensus dan unsur pemerintah daerah itu, Wakil Bupati bertindak sebagai pembina apel. Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Kegiatan ini bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurut Deni Lumbantoruan, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk mendukung proses pendataan demi tersedianya data yang mampu menggambarkan kondisi riil perekonomian Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati memperkenalkan pesan sederhana yang dirangkum dalam akronim TIR, yakni Terima kedatangan petugas sensus, Isi data secara jujur dan akurat, serta yakin bahwa Rahasia data yang diberikan akan tetap terlindungi. Ia menegaskan bahwa seluruh informasi yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

“Jangan ragu memberikan data yang benar dan lengkap. Semua informasi yang disampaikan kepada BPS dijamin kerahasiaannya dan tidak akan digunakan di luar kepentingan statistik,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh jenis usaha tanpa membedakan skala maupun bentuk kegiatan usahanya. Mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah seperti bengkel, warung, lapo, pedagang pasar, hingga perusahaan besar akan menjadi objek pendataan.

Menurutnya, setiap pelaku usaha memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, tidak ada usaha yang dianggap terlalu kecil untuk didata, sebab seluruh aktivitas ekonomi memiliki nilai penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apel siaga diikuti oleh Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 dari Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara Wivo Prawiska Sinaga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Staf Ahli Bupati Denny Simamora, Kepala Bappelitbangda Kristina Nahampun, Sekretaris DPRD Mutiha Simaremare, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Romusa Simanungkalit, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas. Data tersebut nantinya akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan usaha yang inklusif dan berkelanjutan.(Brt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *