Tebing Tinggi Genap 109 Tahun, Pemkot Klaim Capaian Pembangunan Terus Meningkat

Peringatan hari jadi menjadi momentum evaluasi pembangunan, ditandai peningkatan IPM, penurunan kemiskinan, serta penguatan komitmen menuju kota yang maju dan sejahtera

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Tebing Tinggi | Kota Tebing Tinggi resmi memasuki usia ke-109 tahun. Momentum bersejarah tersebut diperingati melalui rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rabu (1/7/2026), sebagai refleksi perjalanan pembangunan sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan diawali dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tebing Tinggi yang berlangsung di ruang sidang dewan. Sidang dipimpin Ketua DPRD Sakti Khaddafi Nasution didampingi jajaran pimpinan dan anggota DPRD. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih, Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Achmad Fadli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, akademisi, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil pembangunan sekaligus memperkuat tekad dalam mewujudkan kemajuan daerah. Mengusung tema “109 Tahun Tebing Tinggi Maju Bersama Rakyat untuk Masyarakat Tebing Tinggi Sejahtera”, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas dedikasinya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,68 pada 2024 menjadi 79,26 pada 2026, yang mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,79 persen menjadi 8,74 persen. Kondisi ekonomi daerah juga dinilai cukup stabil dengan tingkat inflasi pada Mei 2026 berada di angka 0,89 persen. Di sektor kesehatan, prevalensi stunting mengalami penurunan dari 1,53 persen menjadi 1,46 persen, sejalan dengan berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah.

Prestasi turut diraih pada bidang pendidikan dan keagamaan. Perwakilan Kota Tebing Tinggi berhasil meraih juara pertama cabang hafalan Al-Qur’an dan kaligrafi digital pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemerintah Kota telah menetapkan visi pembangunan baru, yakni “Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya”, yang akan diwujudkan melalui enam misi strategis, meliputi peningkatan layanan kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, reformasi tata kelola pemerintahan, hingga peningkatan kesejahteraan aparatur.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta terpeliharanya semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, pelaku usaha, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal utama untuk mewujudkan Tebing Tinggi yang semakin maju,” ujar Wali Kota.

Sebelum puncak peringatan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial sejak 10 Juni 2026, di antaranya senam sehat, donor darah, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, serta pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Usai rapat paripurna, peringatan dilanjutkan di Halaman Balai Kota dengan suasana yang lebih meriah. Acara diisi pelepasan balon, pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur, serta penyerahan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, hadiah bagi para pemenang lomba, hingga bantuan alat dan traktor pertanian untuk mendukung produktivitas kelompok tani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menutup rangkaian peringatan, Wali Kota kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

“Keberhasilan sebuah daerah hanya dapat diraih melalui kebersamaan. Dengan sinergi seluruh komponen masyarakat, kita optimistis Tebing Tinggi akan terus berkembang menjadi kota yang maju, makmur, sejahtera, dan mendapat keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *