Bantuan Ganjar Pranowo Dikembalikan, Kader PDIP Saling Serang Sindiran

Admin

Jumat, 14 Jan 2022 11:38 WIB
Array

waroengberita.comBantuan Ganjar Pranowo dikembalikan, Kader PDIP saling serang sindiran.

Pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menuai kritikan setelah mengomentari soal kader PDIP Temanggung yang mengembalikan bantuan yang diberikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Polemik muncul dikarenakan Rudy mengatakan adanya intervensi dalam pengembalian bantuan itu.

“Jadi jika sampai ada yang mencoba menghalang-halangi seperti itu, DPD menekan pada DPC, DPC menekan pada yang dibantu, Tuhan itu tidak tidur,” kata Rudy  Kamis (13/1).

Tudingan itu pun mendapatkan kritikan, mulai dari penerima bantuan bernama Fajar Nugroho hingga Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Fajar mengatakan bahwa tidak ada intervensi dari DPC PDIP Kabupaten Temanggung, Jateng, terkait pengembalian bantuan tersebut. “Ini (pengembalian) memang dari hati nurani saya dan tidak ada intervensi (DPC),” kata Fajar Nugroho.

Sebelumnya, Fajar mengaku sedikit kesal terhadap unggahan Ganjar yang menjadikan kemiskinannya sebagai konten media sosial. Apalagi Ganjar membawa-bawa nama PDIP dalam video itu.

“Saya tidak tahu kalau akan kedatangan Pak Ganjar Pranowo. Beliau datang tiba-tiba, kita tidak ada persiapan dan segala macam,” kata Fajar.

Bambang Pacul pun turut berbicara. Dia langsung membantah tudingan Rudy, namun dia tak ingin memperpanjang masalah ini dengan memanggil Rudy untuk meminta penjelasan.

“Tidak ada itu. Saya pastikan tidak ada. Saya malah baru tahu hari ini kalau ada kader yang mengembalikan bantuan dari Mas Ganjar. Justru setelah mendengar Mas Rudy menuduh-nuduh itu, lalu saya cari tahu,” ujar Bambang Pacul.

Dia justru menyesalkan terhadap pernyataan Rudy yang seolah olah merendahkan rasa kebanggaan kader ketika nama partainya tiba-tiba dicap untuk konten sebuah pencitraan kader.

“Mas Rudy ini gimana, kader yang mengembalikan bantuan itu kan merasa bahwa dirinya dan nama besar partai tiba-tiba dicomot untuk pencitraan orang yang merasa sudah berbuat baik. Semula dia tidak berpikir sejauh itu, tapi setelah melihat tayangan medsos bahwa nama partainya disebut, dia tersinggung dan merasa harus menjaga kehormatan partai,” lanjut Bambang Pacul.

Rudy menyampaikan alasan dirinya secara terang-terangan menuding adanya intervensi kepada Fajar. Dari pengalaman hidupnya, Rudy tidak pernah menemukan warga miskin yang mengembalikan bantuan.

“Selama ini tidak pernah saya mendengar orang miskin dibantu, dimediakan, lalu dikembalikan. Orang tidak miskin saja memiskinkan diri kok, tapi ini malah dikembalikan, namanya sok,” kata Rudy di kediamannya, Pucangsawit, Kamis (13/1).

Rudy menyayangkan tindakan tersebut karena Fajar juga merupakan kader PDIP. Bahkan Fajar adalah pengurus di tingkat kecamatan (Pengurus Anak Cabang atau PAC) di Temanggung.

“Katanya Mas Fajar ini kader militan. Kalau militan pasti berpikir jauh, ini merugikan partai nggak? Karena ini jelas merugikan. Kayak gitu militan, pilbup (Temanggung) saja kalah kok,” tegasnya.

Bahkan, seandainya Fajar merupakan kader DPC PDIP Solo, mantan Wali Kota Solo itu menegaskan bakal memberi sanksi. Sebab tindakan Fajar dinilai mencoreng nama besar PDIP.
Wakil Ketua DPC PDIP Temanggung, Sutikno menyebut ada pihak-pihak pengurus partai yang tidak terima. Alasan utamanya adalah mereka tersinggung karena unggahan di YouTube menyebut Fajar tinggal di rumah reyot.

“Ada pengurus partai yang tersinggung, katanya soal unggahan-unggahan di YouTube menyebut Fajar tinggal di gubuk reyot,” ujar Sutikno dalam keterangan tertulis, Kamis (13/1). Dirinya menyebut alasan Fajar mengembalikan bantuan bisa jadi karena ada arahan dari pengurus partai PDIP lainnya.

“Mungkin karena disuruh atau apa dari pihak lain. Kita ga tau namanya tapi yang jelas pasti struktural partai merasa tidak rela,” ungkapnya. Hingga saat ini Sutikno pun masih belum mau menyebut nama salah satu anggota partai yang mengintervensi atau menyuruh Fajar mengembalikan bantuan.

Berita Terkait

Jumat, 14 Jan 2022 11:38 WIB / Dibaca 3 kali
Jumat, 14 Jan 2022 11:38 WIB / Dibaca 3 kali
Jumat, 14 Jan 2022 11:38 WIB / Dibaca 3 kali

Komentar

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Chat WhatsApp