Bupati Samosir Dukung Parheheon Ama HKBP Distrik VII dan Rencana Peresmian Resort Rianiate

Vandiko T. Gultom ajak gereja bersinergi dengan pemerintah untuk pemberdayaan jemaat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

WB – Samosir | Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Tahun Transformasi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan kegiatan Parheheon Ama se-Distrik VII Samosir. Dukungan tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi panitia pelaksana di Rumah Dinas Bupati pada 9 September 2025.

Dalam pertemuan itu, Vandiko menegaskan bahwa kegiatan Parheheon Ama memiliki makna penting dalam membangkitkan semangat rohani, terutama bagi para kaum Ama (bapak-bapak) agar semakin aktif beribadah dan berperan dalam kehidupan jemaat. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Samosir sangat mendukung kegiatan ini. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menumbuhkan kembali semangat keimanan dan kebersamaan umat,” ujarnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten I Tunggul Sinaga, Kadis Sosial PMD F. Agus Karo-karo, Praeses Distrik VII Samosir Rintalori Sianturi, Ketua Panitia Pahalatua Simbolon, dan sejumlah panitia lainnya.

Lebih lanjut, Bupati Vandiko mengajak pihak gereja untuk berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah dan gereja dapat memberikan manfaat langsung kepada jemaat, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. “Sudah saatnya gereja turut membantu menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat, seperti di bidang pertanian atau pengembangan ekonomi kreatif. Dengan begitu, kehadiran pemerintah bisa dirasakan lebih nyata oleh jemaat,” tutur Vandiko.

Ketua Panitia Pahalatua Simbolon menjelaskan bahwa Tahun Transformasi dan Parheheon Ama HKBP Distrik VII Samosir akan digelar mulai 4 Oktober hingga 9 November 2025. Kegiatan ini akan berlangsung di tiga lokasi dengan beragam perlombaan dan diikuti oleh 25 resort HKBP se-distrik. “Kami ingin menggerakkan kembali kaum Ama agar rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan gereja. Ini adalah langkah kebangkitan spiritual kaum bapak di lingkungan HKBP,” ujarnya.

Sementara itu, Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menilai dukungan tersebut menjadi semangat baru dalam upaya membangun kembali kesadaran beribadah di kalangan jemaat pria. “Terima kasih kepada Bupati Samosir atas perhatian dan dukungannya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kebangunan rohani bagi kaum Ama di seluruh Distrik VII,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Vandiko juga menerima audiensi panitia peresmian HKBP Resort Rianiate yang dihadiri oleh Marco C. Simbolon, Tombor Simbolon, dan sejumlah panitia lainnya. Vandiko menyambut baik rencana peresmian tersebut dan berharap kehadiran resort baru dapat memperkuat pelayanan gereja dan menumbuhkan semangat rohani jemaat. “Kami siap memberikan dukungan sesuai kemampuan yang ada. Semoga peresmian resort ini menjadi momentum kebangkitan iman dan menambah semangat para pendeta dalam melayani,” ungkap Vandiko.

Melalui dua agenda penting tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan lembaga keagamaan dalam memperkuat spiritualitas, solidaritas, dan kesejahteraan masyarakat.(VLS/Makkirim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *