Diduga Gangguan Kelistrikan, Mobil Avanza Terbakar di Permukiman Rantau Selatan

Api Muncul dari Plafon Kendaraan, Kerugian Ditaksir Capai Rp120 Juta.

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Sebuah mobil minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1423 KN dilaporkan hangus terbakar di Jalan Dewi Sartika Gang Teladan, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (7/2/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting atau gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Mobil tersebut diketahui milik Irda Sari Hasibuan (36) dan sebelumnya terparkir di halaman rumah tetangganya. Saat hendak dipindahkan ke dekat rumah, pemilik kendaraan mendapati api tiba-tiba muncul dari bagian plafon tengah mobil.

Melihat kejadian tersebut, Irda Sari sontak panik dan meminta bantuan warga sekitar. Upaya pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian interior kendaraan.

“Saat saya buka pintu mobil, saya lihat api sudah keluar dari bagian atas mobil. Saya langsung minta tolong warga untuk memadamkan api,” ujar Irda Sari kepada wartawan di lokasi kejadian dengan mata berkaca-kaca.

Akibat kebakaran tersebut, mobil yang disebut belum genap satu tahun dibeli itu mengalami kerusakan berat. Seluruh kursi dan aksesoris di dalam kendaraan hangus terbakar, menyisakan bagian mesin dan roda.

Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Labuhanbatu turut tiba di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dengan menggunakan alat pemadam. Sementara itu, pihak Polres Labuhanbatu yang dipimpin Perwira Pengawas Pamapta III Ipda Andi Fahri Hasibuan, S.H., membenarkan insiden kebakaran tersebut.

“Benar telah terjadi kebakaran satu unit mobil Avanza yang diduga akibat korsleting. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp120 juta. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Andi Fahri.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar dan menyebabkan kepanikan di lingkungan permukiman.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *