Diduga Kuat Adanya Pungli Saat Rakorwil Kemenag Sumut

WaroengBerita.com – Medan | Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Peduli Iklas Beramal (LPIB) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jl. Jenderal Besar A.H. Nasution, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2024).

Koordinator Aksi LPIB Sumut Sony Alfa menyampaikan kepada aparat penegak hukum bahwa pada tanggal 20 sampai 22 Februari 2024, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Wings Hotel dan telah menghadirkan pejabat eselon 1 Kementerian Agama Republik Indonesia, namun sayangnya, Rakerwil itu disebut-sebut hanyalah modus untuk melakukan pungli kepada Kepala Madrasah dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.

“Kami mendapatkan informasi ini dari beberapa Kepala Madrasah dan Kakan Kemenag, bahwa kegiatan itu hanyalah modus belaka, mereka harus menyiapkan uang sebesar Rp 1.500.000/ Kepala Madrasah dan Rp 2.500.000/Kakan Kemenag. Teknis punglinya, Kepala MAN diakomodir oleh Ketua Forum Komunikasi Kepala Madrasah dan untuk Kakan Kemenag diakomodir oleh Ketua Forum Komunikasi Kepala Kantor Kemenag,” ucap Sony.

Selain itu Sony juga meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) untuk memeriksa Kepala MAN Batubara terkait dugaan korupsi dana BOS dan dana Komite terkait pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang tak kurun selesai selama satu tahun.

“Kami juga meminta kepada bapak Kajatisu agar segera memanggil dan memeriksa Kepala MAN Batubara terkait dugaan korupsi dana BOS dan dana Komite pembangunan ruang kelas baru,” ujarnya.

Ketua LPIB Sumut Anwar Shadat Siagian menambahkan, aksi yang di gelar tersebut murni bentuk keprihatinannya atas lembaga Kementerian Agama ini, untuk itu mereka meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Menteri Agama Republik Indonesia agar segera memeriksa dan mencopot Kakanwil Kemenag Sumut dan Kepala MAN Batubara dari jabatannya.

Keterangan foto : Sejumlah masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Peduli Iklas Beramal (LPIB) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2024).

“Aksi yang kami gelar dua titik serentak pada waktu dan hari yang sama yaitu di Kajatisu dan di Kemenag RI, kami berharap bapak Kajatisu dan bapak Menteri Agama segera mencopot Kakanwil dan Kamad Batubara,” tegas Anwar.

Tidak hanya pungli, LPIB Sumut juga meminta Kajatisu dan Menteri Agama untuk memeriksa Kakanwil atas dugaan beberapa pelanggaran terhadap kode atik ASN tentang netralitas pada saat pemilu dengan berperan aktif dan masif dalam mengakomodir proses pemenangan salah satu calon anggota DPR-RI Dapil Sumut 2 yang notabenenya merupakan Staf Ahli Kementerian Agama.

Dugaan praktik KKN secara masif dan terstruktur pada saat perekrutan jama’ah haji tahun 2023, dimana telah di temukan seorang masyarakat sipil yang notabenenya merupakan kerabat dekat dari Kakanwil berangkat ke Mekah sebagai Pendamping Haji (Bukan PNS/POLRI ataupun TNI dan belum pernah menjadi Haji).(DS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *