Hari Terakhir Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir 2026 Tingkat Kecamatan, Digelar di 2 Kecamatan

Keterangan : Foto bersama.(Ist)

WaroengBerita.com – Samosir | Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2026 akhirnya mencapai puncaknya pada hari terakhir yang digelar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Nainggolan dan Sitiotio pada Senin (3/2/2025). Dengan suksesnya pelaksanaan Musrenbang di dua kecamatan ini, seluruh rangkaian kegiatan di tingkat kecamatan pun berakhir.

Sebelumnya, Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir 2026 tingkat kecamatan telah dimulai pada 22 Januari 2025 lalu dengan pembukaan oleh Bupati Samosir yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak di Kecamatan Ronggur Nihuta.

Musrenbang Kecamatan Nainggolan Pada pelaksanaan di Kecamatan Nainggolan, Bupati Samosir diwakili oleh SAB Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan Hut Isasar Simbolon. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Samosir Osvaldo Ardiles Simbolon, Anggota DPRD Tua Hotdison Situmorang, Bilhem Sinaga, Eben Ezer Situmorang, dan jajaran Pimpinan OPD Kabupaten Samosir. Camat Nainggolan Tino Luhut Uli Nainggolan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musrenbang dan berharap usulan-usulan yang dihasilkan dapat diakomodir secara maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Samosir.

Wakil Ketua DPRD Samosir, Osvaldo Ardiles Simbolon, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perencanaan yang berskala prioritas dan tepat sasaran agar mampu mendongkrak potensi setiap desa dan kelurahan. Ia juga menekankan bahwa DPRD akan selalu mengawal dan mengontrol setiap program pembangunan yang disusun.

SAB Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan Hut Isasar Simbolon menyampaikan bahwa semua usulan harus sudah terinput dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) agar sesuai dengan dokumen RKPD 2026. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun banyak usulan yang harus dipenuhi, tidak semua usulan dapat dilaksanakan dalam satu tahun anggaran mengingat keterbatasan APBD.

Musrenbang Kecamatan Sitiotio Di Kecamatan Sitiotio, pelaksanaan Musrenbang juga berjalan lancar dengan pembukaan dan penutupan acara oleh SAB Bidang Hukum dan Politik, Tommy C. Naibaho. Diskusi yang berlangsung menghasilkan berbagai usulan kegiatan prioritas dari masyarakat setempat. Musrenbang ini tidak hanya menyusun rencana pembangunan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

Hasil Diskusi dan Usulan

Dalam Musrenbang Kecamatan Nainggolan, terdapat 189 usulan kegiatan yang disampaikan oleh 13 desa dan 2 kelurahan, serta 13 usulan kegiatan dari Kantor Camat Nainggolan. Semua usulan tersebut telah diinput dalam SIPD dan diserahkan kepada Bappeda Litbang untuk proses evaluasi lebih lanjut.

Dukungan dan Harapan untuk Sinergitas

Anggota DPRD Samosir, Eben Ezer Situmorang, menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait untuk mewujudkan pembangunan yang optimal. Ia juga menyarankan agar Pemkab Samosir mencari solusi untuk mengatasi kendala anggaran agar program pembangunan dapat lebih maksimal.

SAB Hut Isasar Simbolon juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus memiliki dokumen pembebasan lahan yang jelas dan lengkap agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.

Pada akhir acara, Hut Isasar Simbolon mengimbau masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan positif, serta mendukung promosi Kabupaten Samosir sebagai tujuan wisata kelas dunia.

Dengan berakhirnya Musrenbang di dua kecamatan ini, diharapkan hasil diskusi dan usulan yang telah disampaikan dapat menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Samosir pada tahun 2026.(Bernad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *