Mendag Tinjau Harga Sembako di Tebingtinggi, Pastikan Stabil Jelang Idul Fitri

Kunjungan ke Pasar Gambir fokus pada pengendalian harga pascabanjir serta antisipasi peredaran uang palsu di kalangan pedagang.

WaroengBerita.com – Tebingtinggi |Menteri Perdagangan Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Gambir, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Jumat (27/2/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga bahan pokok pascabanjir sekaligus menghadapi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kedatangan Menteri Perdagangan disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim Satgas Pangan Sumut, serta jajaran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) daerah.

Dalam kunjungannya, Mendag berkeliling pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang guna memperoleh gambaran kondisi harga di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah kebutuhan pokok dinilai masih relatif stabil tanpa lonjakan signifikan meskipun wilayah tersebut sempat terdampak banjir.

Selain memantau harga, Menteri Budi juga menyoroti potensi peredaran uang palsu yang rawan terjadi di pusat perdagangan tradisional. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dan kewaspadaan pedagang maupun pembeli untuk menghindari kerugian ekonomi.

Setelah meninjau pasar selama kurang lebih 30 menit, rombongan melanjutkan agenda ke sejumlah toko grosir sembako dan distributor telur di kawasan yang sama. Kunjungan kerja kemudian diteruskan ke Irian Supermarket di Jalan Thamrin guna memastikan ketersediaan stok bahan pangan modern retail tetap aman.

Dalam rangkaian agenda selanjutnya, Menteri Perdagangan dijadwalkan melepas ekspor pisang kepok Keling tujuan Malaysia serta meresmikan pusat konveksi di Pasar Kain usai melaksanakan salat Jumat.

Pemerintah berharap langkah pemantauan langsung ini mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang momentum hari besar keagamaan. (RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *