Pantau Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Ukui Cek Pertumbuhan Jagung Tumpang Sari

Tanaman Jagung di Lahan 4 Hektare Tumbuh Subur dan Merata.

WaroengBerita.com – Pelalawan | Program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan terus mendapat pendampingan dari jajaran kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru, Bripka Z. Zuhri, turun langsung melakukan pengecekan progres pertumbuhan jagung pipil kuartal II tahun 2026 di lahan Tumpang Sari Tanah Kas Desa (TKD) Kampung Baru, Minggu (24/5/2026) pagi.

Pengecekan dilakukan di lahan seluas 4 hektare yang sebelumnya mulai ditanami jagung pipil pada 18 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan positif dengan tinggi mencapai 1 hingga 2 sentimeter serta tumbuh merata di seluruh area lahan. Sebelum penanaman dilakukan, petani bersama pengelola lahan diketahui telah melakukan penaburan pupuk dolomit dan pupuk kandang sejak 10 hingga 14 Mei 2026 guna menjaga kesuburan tanah dan mendukung hasil panen optimal.

Selain memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik, Bripka Z. Zuhri juga mengecek proses perawatan tanaman, termasuk pemupukan lanjutan. Hingga saat ini, kondisi tanaman dinyatakan aman tanpa adanya gangguan hama maupun kendala teknis di lapangan.

Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K., mengapresiasi langkah aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah petani menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Pendampingan ini penting agar masyarakat dan kelompok tani merasa didukung. Polri hadir untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” ujar AKP Ardi Surya Kusuma.

Kegiatan tersebut berlangsung aman dan kondusif dengan melibatkan pengelola lahan TKD Desa Kampung Baru. Polsek Ukui menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring dan pendampingan rutin hingga masa panen tiba sebagai bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(MMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *