Pemkab Dairi Perkuat Benteng Eliminasi Malaria

Sinergi Kemenkes dan Pemkab difokuskan pada penguatan kewaspadaan serta pencegahan agar daerah tetap bebas dari penularan malaria

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Dairi | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mempertegas komitmennya mempertahankan status eliminasi malaria melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ke Pendopo Bupati Dairi, Rabu (8/7/2026), dalam rangka akselerasi penguatan forum komunikasi pemerintah daerah guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi munculnya kembali kasus malaria.

Rombongan Kementerian Kesehatan dipimpin Ketua Tim Penilaian Eliminasi Malaria, Ferdinand J. Laihad. Ia menjelaskan, daerah yang telah dinyatakan berhasil mengeliminasi malaria tetap memerlukan sistem pengawasan yang kuat agar keberhasilan tersebut dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Menurut Ferdinand, koordinasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menjaga daerah tetap bebas malaria. Karena itu, forum komunikasi yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar mampu mendeteksi dan merespons setiap potensi ancaman penularan sejak dini.

“Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam membangun sistem kewaspadaan malaria yang lebih efektif,” ujarnya.

Selain melakukan penguatan koordinasi, tim Kementerian Kesehatan juga melaksanakan pemantauan serta evaluasi terhadap kondisi malaria di wilayah yang telah memperoleh status eliminasi. Evaluasi tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpotensi memunculkan kembali kasus malaria sehingga langkah antisipasi dapat disusun lebih cepat dan tepat.

Ferdinand menambahkan, pemerintah daerah juga didorong menyusun rencana aksi daerah sebagai pedoman pelaksanaan pencegahan dan pengendalian malaria secara berkesinambungan. Dengan adanya dokumen tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan memiliki arah kebijakan yang sama dalam menjaga keberhasilan eliminasi malaria.

Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Kesehatan terhadap upaya pengendalian malaria di Kabupaten Dairi. Menurutnya, pendampingan dari pemerintah pusat menjadi energi baru bagi daerah untuk terus meningkatkan kualitas sistem pencegahan dan pengawasan.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Dairi melalui Dinas Kesehatan akan memberikan dukungan penuh terhadap setiap program yang berkaitan dengan pencegahan, pengendalian, dan kewaspadaan malaria. Seluruh organisasi perangkat daerah juga diharapkan menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sehingga upaya yang dilakukan tidak hanya bersifat penanganan, tetapi lebih menitikberatkan pada aspek pencegahan.

“Kami berharap seluruh pihak bekerja sesuai fungsi masing-masing sehingga langkah yang dilakukan benar-benar berada pada tahap pencegahan. Target kami adalah mempertahankan status eliminasi malaria di Kabupaten Dairi,” kata Vickner.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan status eliminasi malaria tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat agar sistem kewaspadaan berjalan optimal dan mampu mencegah munculnya kembali penularan penyakit tersebut.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Kabupaten Dairi optimistis dapat mempertahankan capaian eliminasi malaria sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dr. Henry Manik, Sekretaris Dinas Kesehatan Imelda Purba, dr. Restuti Saragih selaku Komite Ahli Diagnosis Tata Laksana Malaria, tim Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang terdiri atas dr. Nora Violita, dr. Lili Hasugian, dr. Frans Yoseph Sitepu, Miftahul Fathan, Fitri Haikal, Saenah, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *