Polsek Bilah Hilir Selesaikan Kasus Pelajar Lewat Mediasi Humanis

Pendekatan kekeluargaan di SMA Negeri 2 Bilah Hilir jadi contoh penyelesaian konflik secara damai antar pelajar.

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Upaya menjaga ketertiban dan keharmonisan di lingkungan sekolah kembali ditunjukkan Polsek Bilah Hilir. Melalui pendekatan dialog dan kekeluargaan, Bhabinkamtibmas Aipda Budi Arianto berhasil memediasi kasus penganiayaan antar pelajar yang terjadi di SMA Negeri 2 Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Kasus tersebut berawal dari perkelahian dua siswa berinisial HRN dan FP di Gang Kuburan Dusun Sidomulyo Satu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Menindaklanjuti kejadian itu, pihak sekolah bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bilah Hilir menginisiasi mediasi di sekolah dengan melibatkan keluarga kedua belah pihak, para guru, dan Kepala Sekolah Suripto, S.Pd.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., melalui Plt. Kasi Humas Iptu Arwin, S.H. didampingi Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal, menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan damai. “Kedua pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan saling memaafkan,” terang Arwin, Kamis (6/11/2025).

Kapolres pun memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dan humanis yang dilakukan anggota di lapangan. “Pendekatan dialog seperti ini mencerminkan wajah Polri yang hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan harmonis. Jika persoalan bisa diselesaikan dengan damai, itu jauh lebih baik bagi semua pihak,” ujarnya.

Mediasi yang berlangsung di SMA Negeri 2 Bilah Hilir itu menjadi contoh nyata penerapan restorative justice di lingkungan pendidikan. Polsek Bilah Hilir berharap, pola penyelesaian serupa dapat diterapkan pada setiap permasalahan sosial agar situasi kamtibmas di wilayah Labuhanbatu tetap aman dan kondusif.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *