Wabup Labuhanbatu Resmikan Majelis Dzikir Daarul Istiqomah, Perkuat Fondasi Spiritual Masyarakat

Majelis dzikir di Bilah Barat diharapkan menjadi pusat syiar Islam, perekat silaturahmi, dan mitra strategis pembangunan daerah

Keterangan : Wakil Bupati (Wabup) Labuhanbatu saat meresmikan Majelis Dzikir Daarul Istiqomah.(Ist)

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat melalui peresmian Majelis Dzikir Daarul Istiqomah Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Dusun Siluman, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat. Peresmian yang berlangsung khidmat itu dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST, didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, bersama unsur pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, pengurus majelis, dan ratusan jamaah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas berdirinya majelis dzikir tersebut. Menurutnya, kehadiran majelis bukan sekadar pembangunan sarana ibadah, melainkan simbol lahirnya benteng spiritual yang berperan penting dalam membina moral dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan sosial yang terus berkembang, keberadaan lembaga keagamaan dinilai menjadi ruang pembinaan rohani yang mampu menghadirkan ketenangan jiwa dan memperkuat karakter umat.

H. Jamri menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, seperti infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas mental dan spiritual masyarakatnya. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menaruh harapan besar agar Majelis Dzikir Daarul Istiqomah dapat berperan sebagai pusat syiar Islam dan edukasi keagamaan, mempererat hubungan silaturahmi antarwarga, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh pengurus dan jamaah untuk menjaga serta menghidupkan majelis melalui berbagai kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. Ia berharap nilai-nilai dzikir yang diajarkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga membawa keberkahan, kedamaian, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat Labuhanbatu.

Sementara itu, Ketua Panitia Syekh Muda Imam Asnawi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada pimpinan Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah, Buya Dr. Syeikh Muhammad Nur Ali Alkholidy, S.Ag., M.Hum., yang telah memberikan dukungan penuh demi terwujudnya majelis dzikir tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan ceramah agama yang disampaikan Buya Dr. Syeikh Muhammad Nur Ali Alkholidy. Kehadiran majelis ini diharapkan menjadi pusat pembinaan spiritual yang mampu melahirkan generasi berakhlak mulia serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat Labuhanbatu.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *