WB – Samosir | Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui gerakan koperasi. Dalam upaya mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, bersama Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Gendo Saragih, melakukan monitoring langsung ke Desa Hutanamora, Kecamatan Pangururan, Selasa (27/5/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Menteri Koperasi RI Roysepta Abimanyu, perwakilan Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Sumatera Utara Andri Sebayang, Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, ST, MM, Kadis Kopnakerindag Rista Sitanggang, dan Camat Pangururan Robintang Naibaho.
Kunjungan ini bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang membahas pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Hutanamora, termasuk pemilihan pengurus secara aklamasi oleh perwakilan masyarakat. Adapun struktur kepengurusan yang terpilih terdiri atas: Ketua Infan Simbolon, Wakil Ketua Bidang Usaha Marulitua Simbolon, Wakil Ketua Bidang Anggota Lamhot Sinaga, Sekretaris Mawar Simbolon, Bendahara Gita Pilkanopa Malau, serta Dewan Pengawas Ihut Irencus Malau, Tombor Simbolon, dan Mandus Sinaga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Hutanamora dan menegaskan bahwa kehadiran langsung tim dari Kementerian Koperasi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi desa di Samosir.
“Ini kehormatan bagi kita. Kehadiran perwakilan Kementerian Koperasi menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memperkuat koperasi desa. Saya berpesan kepada pengurus agar bekerja dengan semangat, disiplin, dan menjunjung prinsip koperasi — gotong royong dan keadilan,” ujar Ariston.
Lebih lanjut, ia menekankan tiga hal penting yang harus dimiliki pengurus koperasi agar dapat tumbuh dan mandiri, yaitu ulet, tekun, dan memiliki daya juang tinggi. Ketiga prinsip ini, menurut Ariston, menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan koperasi yang berorientasi pada kesejahteraan anggota.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Gendo Saragih, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga yang tinggi dalam musyawarah pembentukan koperasi. Ia menilai Koperasi Merah Putih Desa Hutanamora telah menunjukkan semangat kolaborasi yang baik dengan keterlibatan lintas generasi dan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan.
“Saya bangga melihat semangat masyarakat yang luar biasa. Ini komposisi yang sehat, karena melibatkan semua unsur. Semoga koperasi ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan contoh bagi desa-desa lain di Samosir,” tutur Gendo.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang perkoperasian agar koperasi desa mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang produktif dan berdaya saing.
Program pembentukan Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi desa, mengoptimalkan potensi lokal, dan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil serta petani di daerah.
Dengan lahirnya koperasi ini, diharapkan masyarakat Desa Hutanamora mampu membangun ekonomi yang mandiri, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial sesuai dengan semangat gotong royong bangsa Indonesia.(Bernad)












