BUMDes Meradu Mende Kembangkan Peternakan Bebek Petelur di Sitellu Tali Urang Julu

BUMDes Meradu Mende Kembangkan Bebek Petelur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu

WaroengBerita.com – Pakpak Bharat |BUMDes Meradu Mende kembangkan bebek petelur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu sebagai salah satu upaya memperkuat ekonomi desa dan mendukung ketahanan pangan masyarakat. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, yang meninjau langsung peternakan bebek petelur milik BUMDes Meradu Mende di Desa Pardomuan, Jumat (3/10/2025).

Bupati menegaskan, keberadaan BUMDes harus menjadi penopang ekonomi desa, sekaligus mampu memberi kontribusi pada sektor gizi masyarakat dan upaya pemerintah mengurangi angka stunting.

“BUMDes harus menciptakan produk unggulan desa yang bernilai tambah, tidak hanya bagi ekonomi masyarakat tetapi juga mendukung program nasional seperti Makan Bergizi (MBG). Namun, kuncinya ada pada pengelolaan yang baik dan profesional, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Bupati Franc.

Usaha yang Tepat dan Mudah Dikelola

Kepala Desa Pardomuan, Hendri Berutu, menjelaskan bahwa pemilihan usaha bebek petelur dilakukan melalui pertimbangan matang. Menurutnya, kondisi alam desa sangat mendukung, pakan ternak mudah diperoleh, dan masyarakat sudah terbiasa memelihara bebek secara tradisional.

“Kami ingin usaha ini menjadi contoh bagi warga, sekaligus memberi edukasi bagaimana beternak dengan manajemen yang baik agar hasilnya lebih optimal,” kata Hendri Berutu.

Direktur BUMDes Meradu Mende, Bodrek Munthe, menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 300 ekor bebek petelur yang siap produksi. Ia berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, mulai dari vaksinasi, pakan, hingga pemeliharaan kesehatan ternak.

Dukungan Kecamatan dan Harapan ke Depan

Camat Sitellu Tali Urang Julu, Ucok Benget Berutu, MM, turut memberi apresiasi atas langkah yang diambil BUMDes Meradu Mende. Menurutnya, keberhasilan ini harus bisa ditiru oleh desa-desa lain dengan menggali potensi lokal masing-masing.

“Ayo kita majukan desa dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Teknologi sekarang memudahkan kita belajar dari penyuluh pertanian maupun sumber lainnya agar beternak dan bertani bisa lebih baik,” ujarnya.

Ucok Benget menekankan, semangat gotong royong dan inovasi desa akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan ekonomi masyarakat di kecamatan tersebut.

Dorongan untuk Ketahanan Pangan

Dengan mulai berkembangnya usaha bebek petelur ini, Bupati berharap BUMDes Meradu Mende dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Pakpak Bharat. Ia menekankan, keberhasilan usaha desa bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa menikmati produk unggulan desa seperti ini, maka desa tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga lebih kuat dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkas Bupati Franc.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *