Tujuh Rumah Warga Labuhanbatu Kini Teraliri Listrik Gratis

Polres, PLN, dan Pemkab Bersinergi Bantu Warga Kurang Mampu.

Keterangan : Kapolres Labuhanbatu bersama UP3 PLN dan Pemkab Labuhanbatu di acara launching Penyalaan Listrik Gratis.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Sebanyak tujuh keluarga kurang mampu di Gang Pendidikan, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendapat bantuan pemasangan meteran listrik secara gratis. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Launching penyalaan listrik gratis itu dihadiri Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, bersama jajaran terkait, Jumat (28/8/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polres Labuhanbatu, PT PLN (Persero) UP3 Rantauprapat, dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk membantu masyarakat yang selama ini belum memperoleh akses listrik.

Wahyu mengatakan, bantuan tersebut berawal ketika jajaran Polres Labuhanbatu menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan). Dalam kegiatan itu, Kepala Lingkungan Gang Pendidikan menyampaikan masih terdapat sejumlah rumah warga yang belum mendapatkan sambungan listrik.

Informasi tersebut kemudian mendorong Kapolres berkoordinasi dengan pihak PLN. Ia menghubungi Manager UP3 PLN Rantauprapat Syaiful Hannan untuk membahas kemungkinan pemasangan meteran listrik tanpa biaya bagi warga yang membutuhkan.

Gayung bersambut. PLN memberikan dukungan sehingga tujuh rumah warga akhirnya memperoleh pemasangan meteran listrik secara gratis.

“Ada tujuh rumah masyarakat kurang mampu yang menjadi penerima manfaat pemasangan meteran listrik secara gratis,” ujar Wahyu.

Kapolres mengapresiasi respons PLN yang ikut membantu merealisasikan kebutuhan dasar masyarakat tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Manager UP3 PLN Rantauprapat Syaiful Hannan beserta jajarannya serta Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T., yang turut mendukung kegiatan.

Menurut Wahyu, akses listrik bukan sekadar persoalan penerangan. Kehadiran listrik di rumah warga dapat menunjang berbagai aktivitas sehari-hari dan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Saya yakin bahwa setiap kWh listrik yang mengalir ke rumah masyarakat merupakan bentuk amal dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Penyalaan Simbolis

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Manager UP3 PLN Rantauprapat. Setelah itu, Kapolres Labuhanbatu bersama Wakil Bupati Labuhanbatu melakukan penyalaan meteran listrik secara simbolis sebagai tanda dimulainya pemanfaatan sambungan listrik oleh warga penerima bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga menerima kain sebagai bentuk perhatian dan sarana mempererat hubungan antara aparat, pemerintah, PLN, dan warga.

Bagi penerima manfaat, bantuan tersebut menjadi kabar baik. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Polres Labuhanbatu, PLN UP3 Rantauprapat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu serta seluruh pihak yang terlibat.

Dengan adanya sambungan listrik, rumah-rumah yang sebelumnya belum menikmati aliran listrik kini dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih mudah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rantau Selatan, Lurah Sioldengan, Kepala Lingkungan Gang Pendidikan, pegawai PLN UP3 Rantauprapat, serta masyarakat setempat.

Program itu sekaligus menunjukkan upaya Polres Labuhanbatu memperluas bentuk pengabdian di luar tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan dunia usaha, kepolisian berupaya menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Bagi warga penerima, aliran listrik yang akhirnya masuk ke rumah mereka bukan hanya menerangi ruangan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya perhatian dan gotong royong berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *