WaroengBerita.com – Dairi | Pemerintah Kabupaten Dairi (Pemkab Dairi) memperkuat kolaborasi dengan Prosper Global Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui pengembangan pertanian, penguatan kesiapsiagaan bencana dan perubahan iklim, serta perluasan literasi keuangan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Pemkab Dairi bersama Prosper Global Indonesia, sebelumnya dikenal sebagai Mercy Corps Indonesia, yang berlangsung di Aula Bappeda Dairi, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutan Bupati Dairi yang dibacakan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas berbagai program Prosper Global Indonesia yang telah dan sedang dilaksanakan di Kabupaten Dairi.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi diwujudkan melalui program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga petani kopi.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu melahirkan petani kopi yang terampil, inovatif, dan mandiri. Selain itu, kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperluas literasi dan akses layanan keuangan bagi petani.
Secara khusus, Wahyu mengajak seluruh pihak membangun komitmen bersama untuk mengembalikan kejayaan dan nama besar Kopi Sidikalang yang pernah dikenal luas.
“Kontribusi apa yang bisa kita lakukan untuk Dairi? Ya, salah satunya melalui kopi. Kita tentu tidak ingin daerah kita memiliki kopi, tetapi daerah lain yang justru dikenal karena kopinya. Dengan kehadiran Prosper Global Indonesia dan Starbucks, ini menjadi peluang yang harus kita manfaatkan bersama untuk mengangkat kembali nama besar Kopi Sidikalang,” tegas Wahyu.
Ia juga meminta para kepala desa yang menjadi lokasi intervensi Program DIGITANI dan BENTANI DAIRI memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan program berjalan optimal dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Executive Director Prosper Global Indonesia, Ade Soekadis, menjelaskan bahwa berbagai program yang dijalankan lembaganya bertujuan mendorong kemakmuran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan, sejumlah program telah berjalan di Kabupaten Dairi sejak dua tahun terakhir. Di antaranya ROOTS yang berfokus pada pengurangan risiko bencana dan asuransi parametrik, DIGITANI melalui pemanfaatan teknologi pertanian, serta BENTANI yang mencakup pemenuhan gizi, akses air bersih, dan peningkatan keterlibatan perempuan dalam sektor pertanian.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani sekaligus membangun ekosistem pertanian kopi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Melalui penguatan teknologi pertanian, kesiapsiagaan bencana, dan akses keuangan, pengembangan komoditas kopi diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga petani serta perekonomian Kabupaten Dairi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Kepala Bappeda Romedi Bangun, Kepala Dinas PMD Simon Tonny Malau, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, Plt. Kalaksa BPBD Erwin Sitorus, Kepala Dinas Perindagkop Fatimah Boang Manalu, Kepala Dinas Sosial Tumpal Pasaribu, perwakilan OPD, Farmer Support Center Berastagi Ucu Sumirat, Pimpinan PT Bank Sumut Cabang Sidikalang Edy Primsa Brahmana, serta para kepala desa lokasi intervensi program Prosper Global Indonesia.(RS)












