WaroengBerita.com – Labuhanbatu |Komunitas Akur Bienam Rantauprapat kembali memperlihatkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Labuhanbatu sebagai bentuk solidaritas kepada warga yang kini tengah memasuki masa pemulihan.
Donasi yang disalurkan terdiri dari 30 sak beras, 30 kotak air mineral, serta 35 kotak mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak selama situasi darurat berlangsung.
Najib (60), sesepuh Komunitas Akur Bienam, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang dialami banyak keluarga. “Kami hanya bisa memberikan bantuan seadanya. Semoga ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Kami berdoa agar mereka diberi kekuatan menjalani ujian ini,” ungkapnya. Pria yang akrab disapa Wak Na itu menambahkan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud empati yang diharapkan dapat membantu korban, meski tak mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan mereka.
Anggota komunitas lainnya, Sugianto, menuturkan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi simbol solidaritas terhadap sesama serta dorongan agar semakin banyak pihak ikut bergerak membantu korban bencana. Dengan rasa prihatin, ia berharap para korban dapat segera bangkit dari keterpurukan.
“Semoga Tuhan memberikan ketabahan dan kekuatan bagi semua keluarga yang terdampak, serta melindungi mereka dari bahaya susulan,” ujarnya.
Aksi Komunitas Akur Bienam ini menjadi bukti kuat bahwa kepedulian masyarakat tetap mengalir di tengah bencana, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut menunjukkan empati dan membantu pemulihan warga terdampak.(AS)












