WaroengBerita.com – Sergai | Polres Sergai Polda Sumut menggelar apel oprasi lilin Toba tahun 2024 dalam apel gelar pasukan tersebut polres Sergai menyiagakan sembilan pos oprasi lilin Toba tahun 2024 untuk mengamankan suasana Nataru 2024-2025. Penyiagaan itu dilakukan sebagai bagian dari keterlibatan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2024, Operasi lilin Toba tahun 2024 ini melibatkan 142 personel Polres Sergai yang akan ditempatkan, Jumat (20/12/2024).
Dalam amanat Kapolres Sergai dalam apel gelar pasukan operasi lilin Toba tahun 2024 menyampaikan ada sembilan pos yang kan didirikan di wilayah hukum polres Sergai,nPos-pos tersebut terdiri dari pos pengamanan (PAM), pos pelayanan dan pos pengurai. Pos-pos itu bukan hanya akan diisi personel Polri, tetapi juga unsur-unsur pendukung lain, seperti TNI, dinas perhubungan dan petugas medis, tuturnya
Lanjutnya, Pos-pos tersebut disiagakan nonstop 24 jam selama operasi lilin Toba tahun 2024 berjalan untuk mengamankan suasana perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Selain menyiagakan pos-pos pengamanan, polres Sergai memastikan akan menjaga titik-titik vital dalam suasana Nataru.
Seperti gereja, tempat keramaian, pusat perbelanjaan serta lalu lintas arus mudik. Kapolres Sergai menekankan kesiapan personel dalam mengantisipasi kemacetan, potensi gangguan keamanan serta mitigasi bencana.
Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dia juga memerintahkan jajarannya bersinergi dengan instansi atau institusi lain. Terutama dalam menjaga ketertiban, memastikan ketersediaan BBM dan pangan serta memberi informasi yang transparan kepada masyarakat.
Dengan pengamanan yang solid, dia optimis masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Keterlibatan Polres Sergai merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2024 yang digelar Polda Sumut mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, atau selama 13 hari.
Operasi ini melibatkan total 141.605 orang personel gabungan. Terdiri dari 75.447 personel Polri, 13.826 personel TNI, dan 52.332 personel dari stakeholder terkait lain.(RM)












