Pemkab Taput Perkuat Pembinaan Karakter Anak Lewat Parheheon Sekolah Minggu

Bantuan Rp10 juta dan dukungan bagi guru sekolah minggu ditegaskan sebagai investasi membangun generasi beriman, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan

Keterangan : Foto bersama.(Dok/Ist)

WaroengBerita.com – Taput | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan karakter dan pendidikan rohani anak melalui penyelenggaraan Pesta Puncak Parheheon Sekolah Minggu HKBP se-Ressort Onan Hasang yang berlangsung meriah, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, gereja, dan keluarga dalam mempersiapkan generasi muda yang beriman serta memiliki karakter yang kuat.

Bupati Tapanuli Utara diwakili Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara sekaligus Bunda PAUD, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat. Turut menghadiri kegiatan itu Anggota DPRD Dapil V Jufri Sitompul, jajaran pengurus TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, para camat, lurah, guru sekolah minggu, serta jemaat dari HKBP Onan Hasang, HKBP Lumban Garaga Nahornop, HKBP Simanampang, dan HKBP Nehemia Lobupining.

Perayaan mengangkat tema “Dibenarkan oleh karena Iman” yang diambil dari Galatia 2:15-21 dengan subtema yang menekankan pentingnya membentuk anak-anak sekolah minggu menjadi pribadi yang memuliakan Tuhan dan membawa manfaat bagi sesama. Ibadah dipimpin Pendeta Toho Sinaga yang dalam khotbahnya mengulas kasih Allah, Yesus Kristus sebagai penggenapan hukum Taurat, serta pentingnya menjadikan Kristus sebagai dasar kehidupan orang percaya.

Mewakili Bupati Tapanuli Utara, Binhot Aritonang menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset berharga yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang. Karena itu, pembinaan sejak usia dini melalui sekolah minggu dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan nilai-nilai spiritual generasi penerus.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memberikan perhatian kepada para guru sekolah minggu melalui program insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membimbing anak-anak. Menurutnya, peran guru sekolah minggu tidak hanya mengajarkan ajaran keagamaan, tetapi juga membentuk kepribadian yang jujur, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan gereja, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung pelaksanaan Parheheon Sekolah Minggu. Dukungan tersebut juga diperkuat dengan partisipasi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti lelang makanan dan minuman, di mana hasil kegiatan diserahkan kepada pengurus gereja guna membantu pembiayaan acara.

Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru sekolah minggu dan para orang tua yang terus mendampingi pertumbuhan iman anak-anak. Menurutnya, keberhasilan membentuk generasi yang berkualitas merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, gereja, dan pemerintah.

Ia berharap para guru sekolah minggu terus menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar anak-anak semakin antusias mengikuti kegiatan pembinaan iman. Dengan demikian, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat melayani sesama.

Puncak perayaan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan perlombaan yang diikuti anak-anak sekolah minggu, mulai dari Festival Koor, Vocal Solo, Pesan Berantai, Fashion Show, Melukis Ayat Alkitab, hingga pertunjukan tortor. Beragam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus mempererat persaudaraan antarjemaat di lingkungan HKBP se-Ressort Onan Hasang.(Brt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *