WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Ratusan masyarakat yang sebagiannya pekerja di Pabrik Kelapa Sawit PT. Pulo Padang Sawit Permai (PPSP) mendatangi Polres Labuhanbatu melakukan aksi damai dengan mendukung kinerja pihak kepolisian, Rabu (22/5/2024).
Aksi damai terdiri dari kaum ibu-ibu dan laki-laki yang bekerja di Pabrik tersebut menggelar aksi dengan membawa pengeras suara, spanduk, dan selebaran dengan tuntutan utama Mendukung Operasional PKS PT. PPSP demi kesejahteraan pekerja dan masyarakat Kelurahan Pulo Padang dan sekitarnya.
Dimana Massa bergerak dari pabrik PT. PPSP menuju Lapangan Ika Bina dan Simpang 6 Kota Rantauprapat sambil berorasi dengan menyampaikan dukungan kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr Bernhard L. Malau, SIK, MH atas tindakan hukum terhadap sekelompok masyarakat yang menolak operasional PKS yang melakukan tindakan melawan hukum dan anarkis.
Sebagai respon atas demonstrasi yang dilakukan pihak yang menolak beroperasinya PKS PT. PPSP Pulo Padang apalagi narasi yang dibangun dari orasi demonstras itu cenderung memutar balikkan fakta dan menyudutkan pihak Polres Labuhanbatu. “Kami memberi dukungan kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu untuk maju terus dalam menegakkan hukum,”kata Ishak selaku koordinator aksi.
Dukungan penuh dari masyarakat Pulo Padang terhadap pengoperasian PT. PPSP karena dampak positifnya terhadap ekonomi lokal dan ajakan kepada.pihak Polres Labuhanbatu untuk terus menjalankan tugas dengan baik, serta ungkapan cinta dan dukungan kepada Polres Labuhanbatu akan penekanan pentingnya pekerjaan bagi warga Pulo Padang sebagai penopang Ekonomi keluarga. Selama Pabrik beroperasi, tentu menghindari tindak pidana sebab masyarakat sudah memiliki pekerjaan.
Selama aksi berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Polres Labuhanbatu mengawal dengan baik, memastikan tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban umum.
Sementara, Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr. Bernhard L. Malau melalui Kasi Humas AKP Perlando Napitupulu kepada wartawan, Kamis (23/5/2024) mengatakan, bahwa Polres Labuhanbatu menghargai hak masyarakat dalam menyuarakan aspirasi mereka secara damai dan tertib. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini.
“Meskipun anggota kami dalam menjalankan tugas pengamanan terhadap kelompok masyarakat yang melakukan penghadangan terhadap truck yang melintas melakukan penganiayaan terhadap 5 orang anggotanya dimana hingga saat ini 4 orang masih dirawat di RSU Rantauprapat sementara 1 orang rawat jalan,”pungkasnya.
Dengan adanya dukungan dan kerjasama dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi ini dengan menjaga kedamaian dan ketertiban.(AS)












