Pemkab Pakpak Bharat Gelar Penanaman Jagung Serentak Kwartal IV di Desa Cikaok

Pemkab Pakpak Bharat Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kwartal IV di Desa Cikaok

WaroengBerita.com – Pakpak Bharat |Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kwartal IV di Desa Cikaok, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd., MM., mewakili Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

Aksi tanam ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Jagung Serentak Kwartal IV se-Indonesia yang digagas oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI, sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Secara nasional, kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang, Banten, dan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Dalam arahannya, Gibran menegaskan bahwa gerakan tanam serentak ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat kepolisian dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Di Kabupaten Pakpak Bharat sendiri, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Polres Pakpak Bharat dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho, S.I.K., S.H., M.Si., memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri oleh berbagai unsur lintas instansi, tokoh adat, serta masyarakat sekitar.

Sekda Jalan Berutu menyampaikan bahwa gerakan ini menjadi wujud nyata dari komitmen bersama antara pemerintah daerah, Polres Pakpak Bharat, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung program nasional.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap sinergi lintas sektor dapat terus berjalan sehingga ketahanan pangan, khususnya di Pakpak Bharat, semakin kuat dan berkelanjutan,” ujar Jalan Berutu.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Pakpak Bharat, sekaligus menjadi contoh nyata penerapan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *