Wabup Ariston Gencarkan Optimalisasi Kinerja OPD untuk Akselerasi Program Unggulan Samosir

Wakil Bupati Samosir Tinjau Sejumlah OPD, Dorong Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Visi-Misi 2025–2030

WB – Samosir | Dalam upaya mempercepat pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Samosir periode 2025–2030, Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir pada Jumat (11/4/2025). Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret untuk mengakselerasi pelaksanaan program unggulan sekaligus mengoptimalkan kinerja aparatur pemerintahan daerah.

Dalam agenda itu, Wabup Ariston didampingi oleh Asisten II Hotraja Sitanggang serta Kabid Perekonomian Bappeda Litbang, Rikardo Simbolon. Rangkaian kunjungan dimulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dilanjutkan ke Dinas Kesehatan, dan berakhir di Dinas Lingkungan Hidup. Setiap pimpinan OPD memaparkan progres capaian program unggulan, rencana tindak lanjut, serta strategi percepatan pelaksanaan di masing-masing bidang.

Wabup Ariston menegaskan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia agar pelayanan publik semakin efektif. Ia menekankan bahwa penempatan pegawai harus sesuai dengan kompetensi dan bidang keahliannya, sehingga produktivitas dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat meningkat signifikan.
“Setiap pegawai harus bekerja maksimal dan memanfaatkan potensi yang ada. Penempatan yang tepat akan melahirkan hasil kerja yang optimal,” ujar Ariston.

Selain itu, Ariston juga mengingatkan perlunya kolaborasi lintas sektor antar-OPD agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan bahwa kerja sama dan keterpaduan program menjadi kunci percepatan realisasi program unggulan daerah.
“Tidak boleh ada ego sektoral. Setiap OPD harus saling mendukung. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya Samosir yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ariston menambahkan, kehadirannya di setiap OPD juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan jajaran aparatur. “Kalau kita saling mengenal, sekecil apa pun hambatan bisa diselesaikan bersama. Komunikasi yang baik akan memunculkan semangat kerja kolektif,” ungkapnya.

Dalam bidang pariwisata, Wabup mendorong agar seluruh potensi wisata alam dan budaya Samosir dimaksimalkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, baik masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, hingga komunitas lokal.
“Kita harus mampu membangun citra positif daerah wisata. Pengelolaan kebersihan, standar harga kuliner, hingga pelayanan ramah pengunjung menjadi hal penting agar wisatawan ingin kembali berkunjung ke Samosir,” jelasnya.

Untuk sektor kesehatan, Ariston menginstruksikan agar pelayanan yang sudah berjalan dioptimalkan dengan profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi antar-OPD, terutama dalam penanganan isu kesehatan masyarakat yang sering berkaitan dengan lingkungan dan ekonomi keluarga.

Sementara pada sektor lingkungan hidup, Wabup menekankan pentingnya keterpaduan antara program pelestarian lingkungan dengan sektor lainnya seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan hanya bisa tercapai jika seluruh pihak memiliki semangat kebersamaan.
“Lingkungan hidup bukan tanggung jawab satu dinas saja. Semua sektor terkait harus ikut terlibat. Semangat kebersamaan harus dibangun tanpa ego sektoral,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten II Hotraja Sitanggang menegaskan bahwa setiap perangkat daerah wajib menetapkan target kinerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Target tersebut nantinya akan menjadi dasar evaluasi untuk menilai sejauh mana capaian pembangunan dan efektivitas pelaksanaan program.
“Kita akan evaluasi secara berkala agar seluruh OPD memiliki arah kerja yang jelas dan terukur. Dari situ, kita bisa menentukan langkah percepatan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Hotraja.

Melalui kunjungan kerja ini, Wakil Bupati Samosir menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sistem pemerintahan yang efisien, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata. Optimalisasi kinerja OPD menjadi pondasi penting bagi keberhasilan program unggulan menuju Samosir yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.(Bernad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *