HUT ke-7, Paguyuban Bilal Mayit Gelar Pelatihan di Karo

Kegiatan pembinaan diikuti peserta dari berbagai desa dan disertai penyerahan bantuan perlengkapan pemulasaran jenazah.

WaroengBerita.com –  Karo |Dalam rangka menyambut hari jadi ke-7, Paguyuban Bilal Mayit dan Penggali Kubur Sumatra Utara menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan bagi para anggotanya. Kegiatan tersebut digelar di Desa Nageri, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, pada Jumat (21/11/2025), dan diikuti peserta dari sejumlah desa, antara lain Desa Nageri, Sukababo, Sugihen, Batu Mamak, dan Kutagerat Kecamatan Munte.

Ketua Umum Paguyuban, Pusman, menegaskan bahwa profesi bilal mayit adalah tugas mulia yang harus dijalankan dengan keikhlasan. Ia menyampaikan bahwa nilai spiritual dan ketulusan menjadi pondasi utama dalam pelayanan pemulasaran jenazah di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kecamatan Juhar dan Munte, Ustad Yahya Sembiring, S.Pd.I, menyampaikan harapan masyarakat kepada Irwansyah Putra Nasution, S.H., M.H. melalui sambungan telepon seluler agar dapat membantu pengadaan satu unit mobil ambulans. Ambulans tersebut dinilai sangat dibutuhkan mengingat wilayah mereka jauh dari rumah sakit umum maupun rumah sakit swasta.

Dalam kegiatan ini, turut disalurkan beberapa bentuk bantuan berupa Alqur’an, kain kafan, dan pakaian layak pakai untuk mendukung operasional pemulasaran jenazah di desa-desa. Pelatihan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan teknis bilal mayit serta meningkatkan koordinasi antaranggota paguyuban di daerah terpencil.

Acara berlangsung di Masjid Al Barokah yang dipimpin Ketua BKM Ramli Ariga Ginting, serta dirangkaikan dengan pelaksanaan salat Jumat dan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan dan syukur.(Sri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *