Pemkab Taput Pulihkan Ratusan Hektare Lahan Pascabanjir Sarulla

Program Ketahanan Pangan Diperkuat Lewat Optimalisasi Lahan.

WaroengBerita.com – Taput | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan pascabencana banjir Sarulla di Desa Parsaoran Samosir, Kecamatan Pahae Jae, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Taput dalam memulihkan produktivitas pertanian masyarakat yang terdampak bencana.

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si hadir langsung meninjau perkembangan pemulihan lahan sekaligus memberikan arahan kepada masyarakat agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa optimalisasi lahan merupakan program prioritas daerah yang sejalan dengan kebijakan ketahanan pangan nasional. Pemerintah, kata dia, tidak hanya hadir untuk memulihkan lahan, tetapi juga memastikan masyarakat bisa kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan yang layak.

Bupati juga mendorong seluruh kepala desa dan lurah untuk bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi serta membentuk kelompok masyarakat terdampak agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara bersama. Ia menyarankan penanaman komoditas yang sesuai seperti kacang tanah dan bawang merah, serta pemanfaatan kayu sisa banjir menjadi produk bernilai ekonomi.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Taput telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta dari P-APBD 2025 dan Rp76 juta dari donasi masyarakat. Program yang dimulai sejak 4 Oktober 2025 ini juga akan diperkuat dengan anggaran tambahan pada 2026, termasuk dukungan melalui program CSR sejumlah pihak. Program pemulihan mencakup 200,4 hektare lahan sawah di enam desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir pada akhir Desember 2024.(Brt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *