Pemkab Pakpak Bharat Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat Manajemen Talenta ASN

Bupati tekankan pembangunan aparatur profesional dan minta dukungan program talent pool dari BKN.

WaroengBerita.com – Pakpak Bharat |Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat terus mendorong penguatan reformasi birokrasi melalui penerapan sistem manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati saat membuka kegiatan Sosialisasi Implementasi Manajemen Talenta di lingkungan , Selasa (25/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti para ASN, pejabat struktural, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem merit dalam pengelolaan sumber daya aparatur pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan birokrasi berkualitas menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, implementasi manajemen talenta merupakan langkah strategis untuk menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja.

“Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berkomitmen penuh membangun birokrasi yang profesional dan berbasis kompetensi. Penerapan manajemen talenta ASN menjadi penguatan sistem merit agar pengembangan karier aparatur lebih terukur dan transparan,” ujar Franc Bernhard Tumanggor.

Ia menjelaskan, manajemen talenta diharapkan mampu memetakan potensi ASN secara objektif sehingga kebutuhan kepemimpinan di masa depan dapat dipersiapkan sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting mengingat dalam satu dekade ke depan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah diperkirakan akan memasuki masa pensiun.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permintaan khusus kepada Kepala Kantor Regional VI Medan, , agar Kabupaten Pakpak Bharat kembali memperoleh kesempatan pelaksanaan program talent pool secara gratis sebagaimana pernah dilakukan sebelumnya.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan calon pemimpin birokrasi yang memiliki kapasitas dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan mengingatkan seluruh ASN agar mulai mempersiapkan diri menghadapi sistem manajemen talenta yang berbasis kompetensi dan kinerja. Ia menegaskan bahwa setiap aparatur harus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri agar mampu bersaing secara sehat dalam sistem merit ASN.

Dalam pemaparannya, Janry Simanungkalit juga menjelaskan strategi penerapan manajemen talenta di daerah, mulai dari pemetaan kompetensi, pengembangan karier berbasis kinerja, hingga pembentukan talent pool sebagai bank kader kepemimpinan birokrasi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap transformasi manajemen ASN dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan birokrasi yang adaptif terhadap tantangan pembangunan serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal kepada masyarakat.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *