BPKP Perwakilan Provsu Laksanakan Evaluasi Tata Kelola Kawasan Sentra Produksi Pangan di Kabupaten Pakpak Bharat

Keterangan : Foto bersama.(Ist)

WaroengBerita.com – Pakpak Bharat | Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan evaluasi terkait tata kelola Kawasan Sentra Produksi Pangan di Kabupaten Pakpak Bharat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan keberlanjutan pengelolaan kawasan sentra produksi pangan di daerah tersebut.

Tim evaluasi BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dipimpin oleh Her Notoraharjo sebagai Wakil Penanggungjawab, yang didampingi oleh Tiurma Hutagaol sebagai Ketua Tim dan Shofiah Wartika Hutasuhut sebagai anggota tim. Kegiatan diawali dengan Entry Meeting di Aula Inspektorat Kabupaten Pakpak Bharat, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Adei Johan Misidi Banurea, SP, MP, Kepala Dinas PUTR Hub Maringan Bancin, ST, MT, Kepala Dinas Perkim Marulak Hartanto Simangunsong, SST, M.Si, Plt. Kepala Bapelitbangda Harryson F. Sirumapea, AP, M.Si, serta Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan ATR/BPN Frans J. Sitepu, S.Kom, M.Sc.

Setelah pertemuan awal, tim BPKP melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi langsung kawasan sentra produksi pangan di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat. Di sana, tim melakukan wawancara dengan para petani guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait proses pengelolaan dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kawasan tersebut.

Evaluasi tata kelola kawasan ini diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan dapat terwujud perbaikan yang berkelanjutan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo tentang kemandirian pangan.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas produksi pangan, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *