WaroengBerita.com – Pakpak Bharat | Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang digelar di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan strategis nasional ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dan dirangkaikan dengan peresmian Gedung Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID), hasil kolaborasi APKASI dengan International Business Association (IBA).
Rakernas XVII APKASI mengusung tema Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera dan berlangsung selama tiga hari sejak Minggu, 18 Januari 2026. Forum ini diikuti perwakilan dari 416 kabupaten di seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai ruang konsolidasi nasional bagi pemerintah kabupaten dalam merespons tantangan pembangunan daerah ke depan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya interaksi dan dialog antarkepala daerah agar Rakernas menghasilkan output konkret yang bermanfaat bagi penyelesaian persoalan daerah maupun nasional. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik permasalahan yang berbeda, baik yang bersifat umum maupun yang memiliki kekhususan, sehingga diperlukan pertukaran gagasan dan pengalaman.
Dalam konteks kebijakan nasional, Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan rakyat. Komitmen tersebut tercermin melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil serta dorongan pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Kekayaan alam Indonesia, kata Tito, sangat memadai untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat apabila dikelola secara tepat dan berkeadilan.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menilai Rakernas APKASI menjadi wadah penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat koordinasi, bertukar gagasan, serta menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Melalui forum ini, pemerintah kabupaten diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah strategis yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakernas APKASI XVII sekaligus menegaskan peran penting pemerintah kabupaten sebagai ujung tombak pembangunan nasional, khususnya dalam menciptakan daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.(SB)












