WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu (Pemkab Labuhanbatu) terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan anak usia dini (PAUD). Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Labuhanbatu yang digelar di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jalan WR Supratman, Kecamatan Rantau Utara, Senin (6/7/2026).
Mengusung tema “Bunda PAUD Bergerak, Bersinergi, dan Menginspirasi untuk Mewujudkan PAUD Berkualitas Menuju Generasi Labuhanbatu Cerdas dan Berkarakter”, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini.
Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., mengajak seluruh Bunda PAUD di setiap tingkatan untuk bersama-sama memastikan seluruh anak di Labuhanbatu memperoleh hak atas pendidikan yang layak sejak dini.”Mari kita bergandengan tangan mewujudkan cita-cita anak-anak Labuhanbatu. Tidak boleh ada lagi anak-anak di daerah kita yang putus sekolah ataupun tidak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan,” tegas Maya.
Menurutnya, pendidikan usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta masa depan generasi penerus bangsa.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui sosialisasi, tetapi juga lewat dukungan program nyata.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Pendidikan menyalurkan berbagai program stimulan guna meningkatkan akses dan mutu pendidikan anak usia dini, di antaranya:
- 5.000 beasiswa bagi anak-anak PAUD, sebagai upaya memperluas akses pendidikan usia dini.
- 50 beasiswa khusus bagi guru pendamping PAUD, guna meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga pendidik.
Maya juga mengapresiasi Dinas Pendidikan bersama Pokja Bunda PAUD yang dinilai terus melakukan inovasi dalam membangun sistem pendidikan yang terintegrasi mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah.
Selain itu, koordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi terkait terus diperkuat agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan menegaskan pihaknya siap mengawal visi dan misi Bupati dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Salah satu program strategis yang saat ini menjadi prioritas adalah implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Melalui program tersebut, setiap anak di Kabupaten Labuhanbatu didorong untuk mengikuti pendidikan prasekolah di PAUD minimal selama satu tahun sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
Menurut Abdi, investasi pendidikan sejak usia dini merupakan langkah paling efektif untuk mencetak generasi yang unggul.”Pendidikan anak usia dini menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi Labuhanbatu yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter di masa mendatang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan program.
Ia meminta seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa untuk terus mengaktifkan akun pelaporan yang telah disediakan.
Menurutnya, digitalisasi akan memudahkan proses monitoring, evaluasi, serta penilaian terhadap berbagai program pendidikan anak usia dini yang dilaksanakan di lapangan.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tuti Noprida Ritonga, Plt BP2KB, Plt Hampang, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, Pokja Bunda PAUD Kabupaten, serta Bunda PAUD tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Labuhanbatu.
Melalui penguatan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap kualitas layanan PAUD semakin meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.(AS)












