Pemkab Pakpak Bharat Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Tokoh Adat St. JH Manik

Segenap Jajaran Pemkab Pakpak Bharat Menyampaikan Duka Cita dan Belasungkawa Atas Meninggalnya Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat

WaroengBerita.com – Pakpak Bharat | Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, didampingi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, hadir langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya St. JH Manik, salah seorang tokoh adat sekaligus tokoh masyarakat terkemuka di Kabupaten Pakpak Bharat.

Rombongan Bupati mendatangi rumah duka di Jalan Sikadang Njandi, Salak, pada Jumat siang (19/9/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok penting yang memiliki peran besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga dan mengembangkan budaya Pakpak.

“Almarhum adalah orang tua kami, tokoh yang telah banyak memberi pemikiran bagi kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat. Kami sangat kehilangan. Semoga beliau diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Bupati di hadapan keluarga duka.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati juga menyerahkan dokumen kependudukan terbaru kepada pihak keluarga, berupa Kartu Keluarga, KTP elektronik, Akta Kematian, serta dokumen penting lain. Langkah ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dijalankan Pemkab Pakpak Bharat.

Semasa hidupnya, St. JH Manik dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan budaya Pakpak serta turut berperan dalam proses pemekaran Kabupaten Dairi yang kemudian melahirkan Kabupaten Pakpak Bharat pada 2003 silam. Bersama para tokoh lainnya, beliau menjadi bagian dari sejarah berdirinya daerah otonomi baru di Tanah Simsim.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *