WaroengBerita.com – Taput | Bupati Tapanuli Utara (Bupati Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menghadiri puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat kabupaten di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Selasa (28/4/2026). Mengusung tema “Kartini Masa Kini Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan perlindungan perempuan dan anak di daerah tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan aksi simbolis di Menara Lonceng Tarutung melalui pelepasan balon bertuliskan ajakan menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ketua TP PKK Tapanuli Utara, Neny Angelina Hutabarat, memimpin jalan santai sambil membagikan leaflet edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk kampanye pencegahan kekerasan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Ia mendorong masyarakat untuk berani melapor jika terjadi kekerasan, serta menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengambilan kebijakan yang berkeadilan. Pemerintah daerah juga diminta berkolaborasi lintas sektor guna menekan praktik pernikahan dini dan menciptakan lingkungan ramah anak.
Senada, Ketua TP PKK menyebut meningkatnya laporan kasus menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perlindungan yang disediakan pemerintah. “Tidak boleh ada pembiaran. Lingkungan keluarga harus menjadi tempat paling aman bagi perempuan dan anak,” ujarnya.
Peringatan ini turut diisi penandatanganan komitmen bersama, penyaluran bantuan sosial bagi perempuan disabilitas, serta sosialisasi lintas sektor terkait pencegahan tindak pidana perdagangan orang, kesehatan reproduksi, hingga peran agama dalam menolak kekerasan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan dan layanan terpadu demi mewujudkan daerah yang aman dan bebas dari kekerasan.(Brt)












