WaroengBerita.com – Pakpak Bharat |Seorang balita berjenis kelamin perempuan dan dilahirkan oleh seorang perempuan penderita gangguan jiwa (ODGJ) kini tengah ditangani pihak terkait. Oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, mekanisme dan tanggung jawab perawatannya diserahkan kepada Dinas Sosial Provsu.
Menurut Plt Asisten Pemerintahan Pakpak Bharat, Robincen Habeahan, Senin (10/7), pihak otorita pencatatan sipil telah melengkapi dokumen resmi si bayi dimaksud dengan mengeluarkan identitas dan administrasi kependudukan, termasuk kartu identitas anak dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“Ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terhadap warga. Sebagaimana amanat Bupati, pemerintah harus selalu hadir di tengah-tengah warga dalam situasi segala hal,” sebut Robincen.
Diinformasikan, si bayi yang kini berusia sekitar 3,5 bulan tersebut merupakan anak seorang wanita ODGJ dari Desa Perpulungen, Kecamatan Kerajaan. Si ibu yang tengah dirawat di salah satu rumah sakit jiwa di Medan, sebelumnya diduga mengalami peristiwa kekerasan seksual.
Pihak kepolisian Resor Pakpak Bharat terus melakukan upaya guna menyelidiki kasus tersebut dan mengungkap teka teki ayah biologis si bayi. Namun hingga kini hasilnya masih nihil. (edy)









